Kasus Fairuz-Galih Ginanjar, Polisi Telisik Awal Sebutan 'Bau Ikan Asin'

PERISTIWA | 3 Juli 2019 14:33 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Penyelidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya telah menyiapkan 25 pertanyaan kepada artis Fairuz A Rafiq terkait dugaan pencemaran nama baik. Di mana Fairuz melaporkan mantan suaminya Galih Ginanjar yang menghina dirinya terkait kasus 'bau ikan asin'.

"Ya klarifikasi dulu. Kita mau mengetahui seperti apa kronologinya, ceritanya. Tentunya penyelidik tadi ada sekitar 25 pertanyaan yang akan ditanyakan dan bisa berkembang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Rabu (3/7).

Selain itu, penyidik juga akan menanyakan prihal surat cerai Fairuz dan Galih. Bahkan, penyidik juga akan menanyakan awal viralnya kasus ini hingga Galih dilaporkan kepolisian.

"Jadikan pernah melakukan kegiatan pernikahan itu benar tidak dan sebaginya contohnya seperti itu. Selanjutnya juga omongan-omongan yang ada di Youtube itu kita akan tanyakan di sana. Kemudian nanti saksi sudah kita klarifikasi dan kemudian pelapor sudah kita mintai klarifikasi tentunya nanti akan ada ahli kita mintai keterangan," kata Argo.

Sebelumnya, tak terima dihina, Fairuz A Rafiq mempolisikan mantan suaminya Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya. Dalam laporan ini, Fairuz ditemani oleh suaminya, Sonny Septian, kakaknya Ranifa A Rafiq, dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea. Laporan tertuang Nomor LP /3914/7/2019/PMJ/Ditreskrimsus tanggal 1 Juli 2019.

Menurut Ranifa, perkataan Galih di video 'GALIH GINANJAR CERITA MASA LALU' yang diunggah dalam akun YouTube Rey Utami dan Benua itu dinilai telah melecehkan harkat dan martabat adiknya dan perempuan Indonesia. "Kalimat-kalimat tersebut sangat melukai hati saya dan sangat mempermalukan suami dan keluarga saya," kata Fairuz dalam surat yang dibacakan Ranifa, di lokasi, Senin (1/7).

Dalam YouTube itu, Galih diduga bekerjasama dalam pemilik akun tersebut. Di mana menyebarkan kalimat-kalimat konten asusila di postingan akun YouTube tersebut.

"Yang menyebutkan bahwa organ intim bau ikan asin, organ intim berjamur, karena bau organ intim disendokin atau dikerok sampai satu sendok penuh cairan keputihan," katanya.

Selain itu pula, Galih dan Rey seakan tak merasa bersalah telah menghina ya. Bahkan, mengajak masyarakat untuk menyukai akun tersebut.

"Pemilik akun Rey Utami dan Benua dengan tertawa-tawa menyebarkan konten asusila tersebut dengan mengajak semua orang untuk subscribe dan publikasikan. Saya membuat laporan polisi ini demi menjaga harga diri saya, suami dan anak serta demi harkat dan martabat wanita di seluruh Indonesia. Karena konten asusila tersebut sangat melecehkan diri wanita-wanita di Indonesia," beber Ranifa. (mdk/rhm)

Baca juga:
Dapat Dukungan Banyak Pihak Soal Kasus Ikan Asin, Hotman Paris: 1 Lawan 100 Nih Ye
Diperiksa Kasus 'Bau Ikan Asin' di Polda Metro Jaya, Fairuz A Rafiq Ditemani Suami
Hotman Paris Vs Farhat Abbas Dalam Perkara 'Ikan Asin'
Polisi Periksa Fairuz A Rafiq Terkait Kasus 'Bau Ikan Asin'
Polda Metro Mulai Usut Pelaporan Fairuz A Rafiq Terhadap Galih Ginanjar
Tak Hanya Hotman dan Galih, Artis Indonesia Ini dan Pengacara Pernah Berseteru

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.