Kasus Investasi dan Arisan Bodong di Serang, Warga Tertipu Miliaran Rupiah

PERISTIWA | 5 Desember 2019 03:32 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Polres Serang Kota masih melakukan pendalaman dugaan kasus investasi dan arisan bodong yang dilakukan pasangan suami istri AL dan YS. Belasan korban mengalami kerugian hingga mencapai miliaran rupiah.

Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan alat bukti untuk memperkuat keterangan dari para korban.

Disampaikan Indra, kedua pelaku sudah berhasil diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan, namun kedua pasutri ini belum ditetapkan sebagai tersangka menunggu berkas penyelidikan lengkap.

"Masih pendalaman dan mengumpulkan alat bukti nanti kita tentukan statusnya," kata Indra kepada wartawan di Mapolres Serang Kota, Rabu (4/12).

Sementara, belasan korban kembali mendatangi Mapolres Serang Kota untuk mempertanyakan kasus tersebut dengan membawa berkas alat bukti perjanjian investasi dan arisan.

"Kalau istri mereka kena jadi korbannya gimana responsnya, karena pelaku ini mantan polisi tapi pecatan kalau kita balik mereka yang diginiin gimana? kalau dari polres masih pendalaman katanya," kata Elvina salah satu korban. (mdk/ded)

Baca juga:
Pasutri di Serang Dipolisikan Terkait Dugaan Investasi Bodong
Saat Sri Mulyani Singgung Investasi Bodong Kampoeng Kurma
Investasi Bodong Terbanyak Ditemukan di Perdagangan Mata Uang
Hati-Hati Modus Swafoto dengan KTP, Bisa Disalahgunakan
Korban Investasi Bodong Bisa Melapor dan Konsultasi di Tempat Ini
Korban Investasi Bodong Bisa Datang dan Mengadu ke Kafe Ini

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.