Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup
PERISTIWA | 15 Oktober 2020 21:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dituntut hukuman pidana penjara seumur hidup. Jaksa menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menyatakan Benny Tjokro bersalah melakukan tindak pidana korupsi di PT Asuransi Jiwasraya dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Menuntut supaya Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan tindak pidana pencucian uang," ujar jaksa dalam tuntutannya, Kamis (15/10/2020).

"Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup denda Rp5 miliar subsider 1 tahun kurungan," kata jaksa menambahkan.

Selain itu, Benny Tjokro juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp6.078.500.000.000,00. Jika Benny Tjokro tidak membayar uang pengganti tersebut dalam jangka waktu satu bulan setelah vonis berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

"Jika terdakwa dinyatakan bersalah dan dihukum pidana selain pidana seumur hidup atau mati dan terpidana tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 10 tahun," kata jaksa.

Jaksa menilai, perbuatan Benny Tjokro yang dilakukan bersama-sama dengan Komisaris PT Trada Alam Minera merugikan keuangan negara hingga Rp 16 triliun. Jaksa meyakini Benny dan Heru terbukti bekerjasama mengendalikan saham dengan cara tidak wajar.

"Sehingga ditemukan kerugian negara terhadap investasi saham sejumlah Rp4.650.283.375.000, dan kerugian negara atas investasi reksa dana senilai Rp12,157 triliun, sehingga total kerugian negara secara keseluruhan 16.807.283.375.000,00 triliun," kata jaksa.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor memvonis 4 terdakwa kasus korupsi Jiwasraya pidana penjara seumur hidup.

Mereka adalah mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Pradetyo, mantan Kepala Divisi Investasi Jiwasraya Syahmirwan, dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. Mereka terbukti melakukan tindak pidana korupsi sehingga merugikan negara hingga Rp16,8 triliun.

Reporter: Fachrur Rozie (mdk/ray)

Baca juga:
Terdakwa Jiwasraya Benny Tjokro dan Heru Hidayat Hadapi Tuntutan Hari Ini
Divonis Penjara Seumur Hidup, Eks Dirut Jiwasraya akan Ajukan Banding
Terdakwa Jiwasraya Joko Hartono Juga Divonis Penjara Seumur Hidup
3 Mantan Direksi PT Asuransi Jiwasraya Divonis Seumur Hidup
Kejagung Tahan Mantan Petinggi OJK Fakhri Hilmi Atas Kasus Jiwasraya

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami