Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung Cekal 13 Orang

PERISTIWA | 17 Januari 2020 13:53 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkap, kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka baru dalam kasus Jiwasraya. Saat ini Kejagung sudah menetapkan 5 tersangka dalam kasus tersebut.

"Perkembangannya ada 13 orang kita lakukan pencekalan. Jadi dimungkinkan saja (tersangka)," katanya, Jumat (17/1).

Dia mengungkapkan, pemeriksaan kasus yang diduga merugikan negara hingga triliunan rupiah itu masih terus berlangsung. Kejagung masih melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap sejumlah aset yang diduga berkaitan dalam kasus tersebut.

"Yang pasti pemeriksaan saksi masih terus berlangsung, kemudian kita lakukan penggeledahan-penggeledahan dan penyitaan untuk penyelamatan aset," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Meski begitu, Burhanuddin mengaku, belum dapat mentotal nilai dari seluruh aset yang berhasil disita dari sejumlah tersangka.

"Belum dihitung (aset), setiap hari sekarang sampai malam kita sampai jam 3 jam 4, tapi terus terang saja saya tidak ingin penyitaan itu menjadi ramai," ujarnya.

Namun, dia memastikan, pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi itu benar dan sesuai aturan.

"Kami ingin penegakan hukum yang betul-betul sesuai aturan dan ketentuan dan tidak gaduh. 13 itu baru dicekal, jadi bisa saja. Sementara hampir asetnya di Banten, tapi tidak hanya banten ada di kota ada di Jakarta," tutup Burhanuddin. (mdk/fik)

Baca juga:
Menko Luhut Usul Tersangka Kasus Jiwasraya Dimiskinkan
Erick Thohir Ngaku Sering Diancam Setelah Kasus Jiwasraya dan Asabri Mencuat
Wakil Ketua Sebut Panja Bentuk Respon Cepat DPR Terhadap Kasus Jiwasraya
Kasus Jiwasraya, Kejagung Sita Mobil dan Sertifikat dari Tersangka Syahwirman
Kemenkeu Ancam Beri Sanski KAP Terlibat Kasus Jiwasraya dan Asabri

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.