Kasus MeMiles, 3 Anggota Keluarga Cendana akan Diperiksa Polisi

PERISTIWA | 17 Januari 2020 17:47 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Polisi akan memintai keterangan tiga anggota keluarga Cendana (istilah untuk keluarga Presiden Soeharto) terkait kasus investasi bodong MeMiles. Identitas siapa saja yang akan dipanggil oleh polisi pun mulai terkuak.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, ketiga anggota keluarga Cendana yang dipanggil polisi itu berinisial AHS. Dia merupakan putra dari anak kedua Soeharto berinisial SH. Lalu, yang kedua adalah FFC, diduga istri AHS. Dan ketiga adalah IAR. Dia adalah istri SH.

Dugaan keterlibatan ketiga nama keluarga Cendana ini muncul dari berita acara pemeriksaan tersangka utama MeMiles. Mereka pun dijadwalkan diperiksa polisi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setiawan mengatakan, jika keterlibatan ketiga keluarga Cendana tersebut dalam konteks keikutsertaan mereka di MeMiles. Namun untuk lebih dalamnya, ia meminta kepada wartawan bersabar menunggu hasil pemeriksaan.

"Kapasitas mereka sebagai saksi. Untuk sementara kita menduga ada keterlibatan dalam konteks keikutsertaan dengan Memiles. Tapi untuk kepastiannya kita juga menunggu hasil dari pemeriksaan besok," katanya, Jumat (17/1).

Dia menegaskan, bahwa bukan polisi yang menyeret nama Keluarga Cendana. Nama ketiganya disebut oleh salah satu tersangka Memiles yang telah ditahan Polda Jatim.

"Ini sudah menjadi ranah publik dan saya rasa semua sudah tahu, (dari pemeriksaan) tersangka utama," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan surat pemanggilan terhadap tiga anggota Keluarga Cendana sudah dilayangkan penyidik.

"Surat (pemanggilan) sudah dilayangkan, pekan depan (pemeriksaan). Cuma saya belum tahu, apakah mereka sudah konfirmasi kehadiran. Nanti akan kita sampaikan secara transparan," tambahnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan membenarkan adanya keluarga Cendana yang dipanggil penyidik terkait dengan keterlibatannya di MeMiles.

"Saya ndak nyebutin lho ya, yang jelas ada (anggota Keluarga Cendana), namanya AHS dan mungkin hari Selasa (pekan depan) dipanggil, per hari ini sudah dilayangkan pemanggilan," kata Luki, Kamis (16/1).

AHS terseret lantaran namanya muncul dalam BAP dan disebut dalam pemeriksaan para tersangka. Diketahui AHS diduga telah menerima reward berupa mobil mewah dari PT Kam and Kam.

Luki mengatakan, selain AHS, istri yang bersangkutan dan salah seorang anggota Keluarga Cendana lainnya juga diduga terlibat dalam Memiles. Mereka juga memperoleh reward sejumlah unit mobil.

"Kita melakukan pemanggilan ini berdasarkan berita acara penyidikan, serta hasil dari digital forensik yang mana ada mengarah kepada inisial AHS dan istrinya, beserta seorang keluarganya yang menerima reward kendaraan mewah," kata Luki.

Kasus investasi bodong Memiles dibongkar oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dalam kasus ini polisi telah menetapkan sejumlah tersangka yaitu Kamal Tarachan (47), selaku Direktur PT Kam and Kam; Suhanda (52) sebagai manajer.

kemudian dr Eva Martini Luisa, sebagai motivator; Prima Hendika, Kepala Tim IT Memiles, serta W, orang kepercayaan direktur PT Kam and Kam yang bertugas membagi reward kepada para member.

Polisi juga menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp124 miliar, 20 lebih mobil, dua sepeda motor, serta puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Polisi Kesulitan Lacak Aset MeMiles Senilai Rp350 Miliar
Polisi Kembali Amankan Rp2 Miliar dari Kasus MeMiles, Total Disita Rp124 M
Siapa AHS, Anggota Keluarga Cendana Diduga Terlibat MeMiles?
Tersangka MeMiles Bertambah 1 Orang, Perannya Pengadaan dan Distribusi Hadiah
Anggota Keluarga Cendana Diduga Terlibat MeMiles, Inisial AHS

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.