Kasus Novel Jadi Tantangan Irjen Listyo Sigit Selamatkan Wajah Jokowi dan Polri

PERISTIWA | 6 Desember 2019 17:45 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Idham Aziz menunjuk Kadiv Propam Irjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kabareskrim. Penunjukan itu diharapkan membawa perkembangan terkait pengusutan kasus penyiraman air keras penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Kuasa Hukum Novel Baswedan, Saor Siagian mengatakan, teror fisik terhadap Novel Baswedan menjadi tantangan utama Irjen Listyo Sigit setelah ditunjuk menjadi Kabareskrim. Terlebih Kapolri Jenderal Idham Aziz pernah menitipkan pesan kasus penyiraman air keras Novel Baswedan bakal diteruskan Kabareskrim baru.

"Tantangan beliau depan mata menuntaskan kasus Novel Baswedan," kata Saor saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (6/12).

1 dari 2 halaman

Pertaruhan Nama Jokowi dan Polri

Saor menilai penuntasan kasus penyiraman air Novel Baswedan menjadi pertaruhan Irjen Listyo Sigit dalam menjaga wibawa Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebelum dipromosikan menjadi Kabareskrim, jenderal bintang dua itu merupakan ajudan Presiden Jokowi usai memenangkan Pilpres 2014 lalu.

"Untuk menyelamatkan wibawa kelembagaan kepolisian dan agar kerja kerja beliau lancar, Kabareskrim baru harus menuntaskan kasus Novel Baswedan sekaligus menyelamatkan wajah presiden," ujar Saor.

Menurut Saor, penuntasan kasus penyiraman air keras Novel Baswedan menjadi ujian bagi lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1991 agar kecurigaan publik terhadap polisi tak serius mengusut perkara ini terbantahkan. Dia berharap selesai resmi menjabat Kabareskrim Irjen Listyo Sigit segera menuntaskan teror fisik terhadap Novel Baswedan.

"Dia harus berani, siapapun yang terlibat kasus Novel Baswedan harus diproses hukum, kalau tidak publik semakin mencurigai kepolisian," tandasnya.

2 dari 2 halaman

Irjen Listyo Sigit Ditunjuk Jadi Kabareskrim

Posisi Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri akhirnya terisi. Jabatan Kabareskrim akan diisi oleh Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo setelah sempat lama kosong. Sebelum menjadi Kabareskrim, Listyo menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Kepastian penunjukan Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo berdasarkan telegram rahasia Kapolri bernomor ST/3229/XII/KEP/2019. Posisi Kabareskrim sebelumnya ditempati oleh Idham Aziz yang sekarang menjadi Kapolri.

Pengganti Listyo di Kadiv Propam adalah Brigjen Ignatius Sigit Widiatmono. Dengan jabatan baru ini, Sigit juga mendapat pangkat baru sebagai jenderal bintang dua.

"Mutasi ini adalah hal yang alami dalam organisasi Polri sebagai tour of duty n tour of area, penyegaran, promosi dan dalam rangka peningkatan performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter," ujar Karo Penmas Polri Brigjen Argo Yuwono.

Dengan jabatan baru sebagai kabareskrim, maka Listyo akan berpangkat jenderal bintang 3. Listyo juga tercatat sebagai jebolan akpol angkatan 1991 pertama yang bergelar jenderal bintang 3.

Sigit merupakan mantan ajudan Jokowi pada 2014 lalu sebelum naik pangkat jadi Kapolda. Dia pernah menjadi Kapolres Pati, Wakapoltabes Semarang, dan Kapolres Solo dan Kapolda Banten. (mdk/gil)

Baca juga:
Irjen Listyo Sigit Jadi Kabareskrim, Kasus Novel Baswedan Menanti Penyelesaian
Gerindra Nilai Wajar Eks Ajudan Jokowi Jadi Kabareskrim
Profil Irjen Listyo Sigit Prabowo, Mantan Ajudan Jokowi jadi Kabareskrim
Irjen Listyo Sigit Prabowo, Mantan Ajudan Jokowi Naik Jabatan Jadi Kabareskrim
Kapolri Puji Kinerja Kapolda Metro: Sudah Pantas ke Mabes Polri
Jabatan Kabareskrim Kosong, Wakabareskrim Ambil Alih Kasus Novel Baswedan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.