Kasus Omicron Meningkat, Pemerintah Tak Tutup Pintu Perjalanan Lintas Negara

Kasus Omicron Meningkat, Pemerintah Tak Tutup Pintu Perjalanan Lintas Negara
Suasana bandara pasca pelarangan mudik dicabut. ©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar
NEWS | 16 Januari 2022 21:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Angka kasus Covid-19 varian Omicron mengalami peningkatan. Khususnya di ibu kota Jakarta. Pemerintah menyiapkan berbagai strategi. Namun sejauh ini tidak menerapkan penutupan jalur keluar masuk lintas negara.

Pemerintah memilih melanjutkan kebijakan karantina bagi para pelaku perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia.

"Tidak dibicarakan ditutup, tapi diperketat pada karantinanya, sangat-sangat diperketat. Bahkan tadi Wapres mempertanyakan untuk kejadian-kejadian tertentu, misalnya di Jawa Timur ada kejadian bahwa setelah dinyatakan negatif dengan karantina, tapi setelah pulang ternyata dia positif lagi dan ternyata dia Omicron," tutur Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi lewat virtual, Minggu (16/1).

Pemerintah akan mengevaluasi kebijakan karantina yang sebelumnya dijalankan. Termasuk soal batas waktu karantina pelaku perjalanan luar negeri.

"Kalau misalnya dari luar negeri seperti yang tadi dari berbagai wilayah, bukan ditutup tapi diperketat," kata Masduki.

Aturan karantina yang kini disamaratakan menjadi 7 hari, menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, masih cukup efektif mendeteksi gejala Omicron. Mengingat varian Omicron memiliki rata-rata kemunculan gejala yang lebih dini. Temuan di berbagai negara, masa inkubasi kasus varian Omicron tiga hari setelah pertama kali terpapar.

"Prinsip karantina adalah masa untuk mendeteksi adanya gejala, karena ada waktu sejak seseorang tertular hingga menunjukkan gejala. Dengan demikian, lolosnya orang terinfeksi ke masyarakat dapat dihindari," ungkap Wiku.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa Bali Hingga 31 Januari
Menko Luhut Sebut Kebijakan Perketat Mobilitas Opsi Terakhir
Kasus Covid-19 Omicron Berpotensi Naik Tinggi di DKI Jakarta
Dampak Omicron, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Batasi ke Luar Negeri
Hadapi Omicron, Pemerintah Gelar Evaluasi Seminggu Sekali
Tekan Penularan Omicron, Pemerintah Berencana Perketat Warga Keluar Masuk Jakarta

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami