Kasus Pemotor Adang Ambulans di Depok Berakhir Damai

Kasus Pemotor Adang Ambulans di Depok Berakhir Damai
PERISTIWA | 13 Juli 2020 15:39 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Kasus pengadangan ambulans yang dilakukan pengendara sepeda motor di Kota Depok, Jawa Barat, berakhir damai. Pengendara motor berinisial HG dengan sopir ambulans yaitu Slamet, sepakat untuk berdamai dan membuat kesepakatan tidak akan meneruskan persoalan ke ranah hukum.

Peristiwa pengadangan tersebut terjadi pada Sabtu (11//7) pagi sekitar pukul 087.40 WIB di Jalan Raya Sawangan. Saat itu ambulans sedang membawa pasien yang akan berobat ke RS Mitra Keluarga Depok (MKD). Di tengah jalan, terjadi senggolan antara ambulans dan motor.

"Jadi kalau runutan sesuai keterangan masing-masing pihak, ketika ambulans mau mendahului kendaraan yang ada di depannya, tiba-tiba ada sepeda motor yang juga akan mendahului kendaraan tersebut dari sebelah kiri ambulans. Ketika akan mendahului itu, terjadi serempetan itu," kata Kasat Reskrim Polrestro Depok Kompol Wadi Sa'bani, Senin (13/7).

Usai peristiwa itu, pihak yang terlibat pun mendatangi Polrestro Depok untuk melakukan klarifikasi. Semua pihak yang terlibat dimintai keterangan untuk melihat duduk persoalan.

"Kemudian Minggu sekitar jam 19.00 WIB, pengendara motor yaitu HG dan supir ambulans yaitu SN sama-sama di Polres menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Masing-masing pihak menyadari kesalahpahaman tersebut dan mereka menyatakan menyelesaikan permasalahan ini dengan cara kekeluargaan," ucapnya.

Proses penyelesaian secara kekeluargaan, kata dia baru terjadi antara sopir ambulans dan HG. Dan sampai saat ini belum ada proses hukum apapun karena pihaknya belum menerima laporan resmi dari pelapor. "Untuk sampai saat ini kita masih belum bisa proses sampai ke tahap penyidikan. Pertama karena belum ada laporan resmi. Justru dari pihak sopir ambulans kemarin sore datang ke sini didampingi juga dari pihak ambulans justru malah meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan," tegasnya.

Tinggal Kasus Pemotor dengan Patwal Ambulans

Namun kata Wadi, untuk persoalan antara HG dengan pihak Patwal Ambulans dan keluarga pasien belum ada kesepakatan untuk berdamai atau akan lanjut ke ranah hukum. "Untuk sejauh ini yang sudah clear secara hitam di atas putih menyelesaikan secara kekeluargaan yaitu antara HG dan sopir ambulans. Kalau dengan pengawal ambulance, yang melakukan pengawalan pribadi ini atas nama L, kemudian anak pasien yang ada di dalam ambulans atas nama NP, saat ini belum ada hitam di atas putih apakah mau seperti apa," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Viral Motor Adang Ambulans Bawa Pasien Lanjut Usia Sekarat, Sampai Ancam Sopir
Pengendara Motor Halangi Ambulans di Depok Bawa Supir dan Patwal ke Polisi
Diduga Senggolan, Pengendara Motor di Depok Halangi Ambulans Bawa Pasien ke RS
Mobil Dinas Wapres Ma'ruf Amin Kehabisan BBM di Jalan Saat Kunjungan ke Sukabumi
Sarapan Gudeg dan Lupis, Intip Keseruan Lee Seung Gi dan Jasper Liu Liburan di Jogja
Unik, Bayi Ini Lahir 'Membawa' IUD dan Fotonya Jadi Viral

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami