Kasus Pendaki Rinjani Ditelantarkan Agen Perjalanan Wisata Berakhir Damai

Kasus Pendaki Rinjani Ditelantarkan Agen Perjalanan Wisata Berakhir Damai
Puluhan pendaki Rinjani sempat terlantar. Antara
NEWS | 2 Januari 2022 23:23 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Puluhan pendaki di Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sempat terlantar akibat ulah salah satu agen perjalanan wisata. Kasus ini akhirnya diselesaikan secara damai.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, penyelesaian kasus secara damai dilaksanakan para pihak terkait melalui mediasi di Polsek Sembalun.

"Malam ini sudah dilakukan mediasi di Polsek Sembalun dan hasilnya menyatakan bahwa permasalahan sudah bisa diselesaikan secara kekeluargaan," kata Artanto, Minggu (2/1). Dikutip dari Antara.

(mdk/cob)

Baca juga:
Cuaca Ekstrem, Pendakian Gunung Rinjani di Lombok Ditutup Mulai 1 Januari
10 Pemandangan Keren di Indonesia, Wajib Dikunjungi Langsung
Letkol Laut Andry Taklukan 7 Puncak Sembalun Termasuk Gunung Rinjani dalam 5 Hari

Cinta Noviani Rahayu yang mewakili rekan-rekannya dari pengguna jasa agen perjalanan wisata milik ER, berterima kasih kepada kepolisian yang sudah memfasilitasi dalam menyelesaikan masalah ini dengan mediasi, tanpa harus melanjutkan kasus ke proses hukum pidana.

Dia menyampaikan permohonan maaf kepada para pihak yang sudah merasa dirugikan perihal persoalan pendakian tersebut.

"Mewakili rekan-rekan kami, saya meminta maaf dan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Sembalun dan jajaran atas bantuannya terkait masalah yang kemarin sempat viral akhirnya bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan," ujar Cinta.

Sebelumnya kepolisian menindaklanjuti adanya laporan dari sekelompok pendaki asal luar daerah yang kabarnya ditelantarkan sebuah agen perjalanan wisata di Gunung Rinjani.

Baca juga:
Muncul Air Terjun Musiman, BPBD Karangasem Imbau Warga Jangan Mendaki Gunung Agung
Bule Mantan Militer Inggris Ini Taklukan Gunung Cermai, Bagikan Tips Survival
Masuk Ilegal dan Bawa Bunga Edelweis, 6 Remaja Dilarang Mendaki Gunung Dempo

Pendakian yang berlangsung pada penutup tahun 2021 tersebut menelantarkan pendaki yang tidak mengenal medan di salah satu pos peristirahatan Gunung Rinjani.

Akibat dari penelantaran itu, beberapa di antaranya mengalami sakit, bahkan ada yang pingsan hingga hipotermia.

Beruntung Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) cepat mengidentifikasi keberadaan mereka. Pertolongan evakuasi berhasil dilakukan BTNGR bersama warga sekitar Gunung Rinjani.

Baca juga:
Potret Pemuda Ajak Ibu Naik Gunung Bareng, Kompak Abis
Dua Pendaki Gunung Lawu Alami Hipotermia
Usai Penurunan Level PPKM, Gunung Prau Kembali Ramai Dikunjungi Pendaki

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami