Kasus Pengeroyokan di Depok Dipicu Topi Salah Satu Pelaku Jatuh saat Naik Motor

Kasus Pengeroyokan di Depok Dipicu Topi Salah Satu Pelaku Jatuh saat Naik Motor
PERISTIWA | 26 Mei 2020 21:17 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Kasus pengeroyokan yang menyebabkan empat orang terluka di Jalan Siliwangi Depok dipicu karena rasa tersinggung. Saat itu, ada korban sedang ronda di wilayahnya bersama rekan-rekannya. Kemudian kebetulan ada seorang pengendara motor dalam kondisi mabuk yang topinya terlepas.

"Ketika sedang mengambil topi yang terlepas tersebut disamperin orang-orang yang ronda di situ orang itu marah mengatakan tunggu di situ," kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Selasa (26/5).

Kemudian orang yang dalam kondisi mabuk itu pergi dan warga melanjutkan ronda. Tak lama, warga yang sedang ronda didatangi mobil yang berisi tiga orang lalu mereka melakukan pemukulan secara brutal. Warga pun kemudian berteriak minta tolong dan para pelaku melarikan diri.

"Kemudian disusul datang dua sepeda Motor berboncengan turun di tempat warga tadi dan menganiaya dua orang lain yaitu Ketua RW dan putranya terluka di bagian punggung kaki lengan," ujar dia.

Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku melarikan diri. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Kasusnya pun dilaporkan ke polisi. Setelah beberapa hari kemudian polisi berhasil mengamankan pelaku di Bekasi.

"Pelaku ada tujuh orang. Kita sangkakan 170 KUHP ancaman lima tahun,” ungkapnya.

Para pelaku adalah Mereka adalah DP, (27), MA (33), JGP (28), BM (30), GT (27), BJB (47), dan LP (46). Dari tangan tersangka, polisi menyita 18 parang, satu unit mobil sedan dan dua motor matik. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya itu, ketujuh pria bertato ini mendekam di sel.

Akibat perbuatannya, korban mengalami luka di sejumlah bagian. Korban Dani mengalami luka gores dibagian punggung, luka bacok dan gores bagian lengan sebelah kiri, luka robek dijari tengah dan telunjuk. Rizky mengalami luka sikut, punggung luka goresan, dan lutut sebelah kanan, lalu Reza mengalami luka bacok jari manis sobek dan jari tengah hampir putus, dan Bahcrudin alami luka bacok di kaki kiri, luka bacok bagian punggung, dan luka dibagian mata sebelah kiri. Pengeroyokan itu terjadi di sebuah ruko di Jalan Siliwangi pada Jumat (22/5) dini hari. (mdk/gil)

Baca juga:
4 Hari Buron, Pelaku Pengeroyokan di Depok Ditangkap Polisi
Bangunkan Sahur, Pengurus Masjid di Palembang Dikeroyok Sejumlah Orang
Kades di Wonogiri Dikeroyok Usai Ketahuan Main Serong dengan Perempuan Desa
15 Orang jadi Tersangka Penusukan Kapolsek dan Penyekap 7 Anggota di Jambi
Satu Pengeroyok Terduga Pencuri Motor Hingga Meninggal di Tangsel Ditangkap Polisi
Gagal Beraksi, Pencuri Sepeda Motor di Tangsel Tewas Usai Dikeroyok Warga

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5