Kasus Pertama Corona di NTT, 1 Orang Positif usai Pulang dari Daerah Zona Merah

Kasus Pertama Corona di NTT, 1 Orang Positif usai Pulang dari Daerah Zona Merah
PERISTIWA | 10 April 2020 13:39 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nusa Tenggara Timur mengumumkan kasus pertama pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (10 /4). Juru bicara teknis gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 NTT, Dominikus Minggu Mere mengatakan, pasien dengan kode 01 itu dirawat di RSUD W.Z Yohanes Kupang.

EA dinyatakan positif setelah hasil swab PCR pertama yang dikirim ke laboratorium Litbangkes Kemenkes, terkonfirmasi terpapar corona, Kamis (9/4) kemarin.

"Hasilnya terkonfirmasi positif. Saat ini pasien dengan inisial EA sudah ditangani di ruang isolasi khusus RSUD W.Z Yohanes Kupang," katanya.

Menurut Dominikus, sesuai protap penanganan pasien Covid-19 maka pemerintah sedang melakukan tracing terhadap pasien, maupun orang-orang yang pernah melakukan kontak fisik dengan pasien.

"Kita tracing pasien pernah bersosialisasi di mana dan petugas sementara melakukan pendataan. Perlu kami informasikan, kami sudah melakukan swab PCR yang kedua dan hasilnya sudah dikirim," katanya.

Dia menambahkan, sesuai dengan riwayat perjalanan, pasien EA baru kembali dari beberapa daerah zona merah pandemik Covid-19, seperti Yogyakarta, Jakarta dan Bali.

"Pasien baru pulang dari kegiatan di Yogyakarta, Jakarta dan Bali beberapa waktu lalu. Setelah teman-temannya disana dinyatakan positif, yang bersangkutan datang sendiri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan," tegas Dominikus. (mdk/cob)

Baca juga:
Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet Berkurang 11 Orang, Positif Bertambah 19
Jasa Marga Sebut Penurunan Lalu Lintas Beri Tekanan di Kuartal I-2020
Polisi Jaga Wilayah Keluar-Masuk Masuk Jakarta Selama PSBB
Percepat Pemeriksaan Covid-19, Ridwan Kamil Beli Mesin Ekstraksi dari Korea Selatan
Perempuan & Anak Rentan Terjangkit Covid-19 Akibat Stres Ekonomi Terpuruk
Pesan Jokowi untuk Warga Hadapi Masa Berat Pandemi Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami