Kasus Pertama di RI, Anak 11 Tahun Meninggal Komplikasi Covid-19 dan DBD

Kasus Pertama di RI, Anak 11 Tahun Meninggal Komplikasi Covid-19 dan DBD
Jubir Pemerintah Achmad Yurianto. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani
PERISTIWA | 6 April 2020 16:06 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yuri mengatakan, pasien positif corona berusia 11 tahun asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur meninggal dunia adalah kasus pertama usia muda di Indonesia. Dia menjelaskan, pasien tersebut meninggal disertai dengan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

"Usia termuda (kejadian meninggal pertama kali akibat Covid-19). Kasus ini DBD dengan Covid. Meninggal karena syok DBD," kata Yuri saat dihubungi merdeka.com, Senin (6/4).

Sebelumnya diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun dari Antara, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam membenarkan ada warganya yang positif terpapar virus corona sesuai hasil pemeriksaan laboratorium dari Balitbangkes Jakarta.

"Memang benar ada warga Pamekasan yang positif corona, sesuai hasil pemeriksaan dari Jakarta," katanya.

Bupati menjelaskan, warga Pamekasan yang positif corona ini setelah datang dari Malang. Dia datang dalam kondisi sakit, lalu dirujuk ke RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan.

Menurut bupati, pasien itu datang dari Malang, Jawa Timur pada hari Selasa, 17 Maret 2020. Lalu, pada Kamis, 19 Maret 2020 sekitar 21.20 WIB dirujuk ke RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan.

"Jumat, 20 Maret 2020 sekitar pukul 12.30 WIB pasien meninggal dunia," kata Bupati.

Baca Selanjutnya: Pihak rumah sakit dan Dinas...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami