Kasus Suap Abdul Gafur Mas'ud, KPK Geledah Kantor Bupati Penajam Paser Utara

Kasus Suap Abdul Gafur Mas'ud, KPK Geledah Kantor Bupati Penajam Paser Utara
KPK Tahan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud. ©2022 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
NEWS | 17 Januari 2022 16:22 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyidik KPK menggeledah kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud, Senin (17/1). Penggeledahan dilakukan penyidik KPK berkaitan dengan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten PPU, Kalimantan Timur.

"Hari ini, tim penyidik memulai upaya paksa penggeledahan di beberapa lokasi yang ada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Di antaranya di Kantor Bupati," kata Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (17/1).

Ali mengatakan, penggeledahan hingga kini masih berlangsung. Penggeledahan dilakukan untuk menemukan bukti lanjutan dugaan korupsi dilakukan Abdul Gafur dan tersangka lainnya.

"Saat ini, tim masih bekerja mencari dan mengumpulkan berbagai bukti untuk mendukung proses penyidikan. Perkembangan kegiatan ini nantinya akan kami informasikan kembali," kata Ali.

KPK menyatakan bakal mengusut tuntas kasus ini. Termasuk mendalami soal uang yang dibawa Abdul Gafur saat diamankan tim penindakan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta. Abdul Gafur diduga membawa uang Rp 1 miliar untuk pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur.

"Soal peruntukkan dugaan uang yang diterima tersangka untuk apa, apakah ada kaitannya dengan agenda pemilihan ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, KPK saat ini masih masih akan terus melakukan pemeriksaan dan mengembangkannya," kata Ali, Senin (17/1).

Diketahui, Abdul Gafur merupakan salah satu calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur. Ali menyatakan tim lembaga antirusah bakal mendalami korelasi uang yang dibawah Abdul Gafur ke Jakarta dengan pencalonannya itu.

KPK menetapkan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud dan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis (NAB) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara.

Selain Abdul Gafur dan Nur Afifah, KPK juga menjerat Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyadi (MI), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro (EH), Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Jusman (JM), dan pihak swasta Achmad Zuhdi (AZ) alias Yudi.

Kasus ini bermula saat Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) mengagendakan beberapa proyek pekerjaan yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PPU dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga PPU dengan nilai kontrak sekitar Rp 112 miliar.

Kontrak itu yakni proyek multiyears peningkatan jalan Sotek - Bukit Subur dengan nilai kontrak Rp 58 miliar dan pembangunan gedung perpustakaan dengan nilai kontrak Rp 9,9 Miliar. Atas adanya proyek itu, Abdul Gafur memerintahkan Mulyadi, Edi Hasmoro, dan Jusman untuk mengumpulkan sejumlah uang dari para rekanan yang sudah mengerjakan beberapa proyek fisik di Kabupaten PPU.

Selain itu, Abdul Gafur juga menerima sejumlah uang atas penerbitan beberapa perizinan antara lain perizinan untuk HGU lahan sawit di Penajam Paser Utara dan perizinan bleach plant (pemecah batu) pada Dinas PUTR PPU.

Abdul Gafur diduga bersama Nur Afifah menyimpan uang yang diterima dari para rekanan di dalam rekening bank milik Nur Afifah untuk keperluan Abdul Gafur. Abdul Gafur juga diduga menerima uang tunai sejumlah Rp 1 miliar dari Achmad Zuhdi yang mengerjakan proyek jalan dengan nilai kontrak Rp 64 miliar di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Reporter: Fachrur Rozie/Liputan6.com (mdk/gil)

Baca juga:
KPK Telusuri Uang Suap Bupati Penajam untuk Pemilihan Ketua DPD Demokrat Kaltim
KPK Tunjukkan Barang Bukti Hasil OTT Bupati Penajam Paser Utara
Kronologi Bupati PPU Ditangkap KPK di Mal Jakarta Saat Terima Uang Suap Rp1 M Sekoper
KPK Ungkap Bendum DPC Demokrat Balikpapan Berperan Penampung Uang Suap Bupati PPU
KPK Belum Temukan Kaitan Suap Bupati Penajam Paser Utara dengan Proyek Penyangga IKN
Kasus Suap Bupati Penajam Paser Utara, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Demokrat
Kasus Suap, KPK Tahan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami