Kasus Sukmawati Disinggung di Reuni 212, Fadli Nilai Bentuk Kekecewaan

Kasus Sukmawati Disinggung di Reuni 212, Fadli Nilai Bentuk Kekecewaan
Fadli Zon. ©2017 dok foto dok ri
PERISTIWA | 2 Desember 2019 11:55 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Dalam acara reuni 212 disinggung pula soal pernyataan Sukmawati Soekarnoputri yang dianggap sejumlah pihak menista agama. Sukmawati juga dilaporkan ke polisi.

Sukmawati telah membantah terkait ucapannya itu. Menurut Sukmawati, ucapannya dalam video yang beredar telah diedit.

Waketum Partai Gerindra Fadli Zon yang menghadiri reuni 212 menilai, disinggungnya kasus tersebut sebagai bentuk kekecewaan masyarakat kepada pemerintah yang dinilai tak adil. Fadli menuding siapapun yang dekat dengan pemerintah tak akan tersentuh hukum.

"Ya itu kan aspirasi dari masyarakat karena melihat hukum kita itu tidak adil. Kepada mereka yang dianggap dekat dengan kekuasaan itu tidak tersentuh, tetapi kepada yang dianggap jauh dari kekuasaan itu dengan mudah dikrimalisasi atau ditangkap dan sebagainya," katanya di lokasi, Senin (2/12).

Menurut Fadli, kalau hal ini bukanlah rahasia lagi. "Jadi perasaan ketidakadilan hukum itu saya kira nyata dan memang itu bukan pendapat lagi, tetapi fakta adanya ketidakadilan hukum, hukum menjadi subordinasi politik," katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, ucapan Sukmawati itu telah membuat masyarakat tersinggung. Bahkan, kata dia, sangat berlebihan.

"Jelas banyak masyarakat yang tersinggung, itu harus diuji. Saya melihat memang itu pernyataan itu sangat berlebihan, sudah offside ya, karena membanding bandingkan seperti itu yang tidak pada tempatnya," tuturnya.

Baca Selanjutnya: Ini Pidato Lengkap Sukmawati...

Halaman

(mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami