Kata Kasad soal Kopassus dielukan bak pahlawan di persidangan

Kata Kasad soal Kopassus dielukan bak pahlawan di persidangan
TNI latihan beladiri di Monas. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman
PERISTIWA | 21 Juni 2013 13:41 Reporter : Baiquni

Merdeka.com - 12 anggota Kopassus pelaku penyerangan Lapas Cebongan mendapat dukungan dari masyarakat. Mereka dielu-elukan bak pahlawan.

Apakah ini rekayasa TNI?

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Moeldoko tidak mau berandai-andai memperkirakan apakah dukungan tersebut murni atau rekayasa. Dia berharap dukungan yang diberikan masyarakat didasarkan pada niat yang bersih.

"Saya menyampaikan kepada masyarakat untuk bisa memberikan dukungan kepada Angkatan Darat menjadi sebuah kekuatan besar, dan saya juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik," ujar Moeldoko di Jakarta, Jumat (21/6).

Namun demikian, Moeldoko menyatakan tidak dapat melarang masyarakat memberi dukungan berlebihan kepada anggota Kopassus yang kini menjalani persidangan.

"Kalau ada ekspresi dari masyarakat, memang itu sulit, itu hak perorangan yang dia miliki. Saya tidak bisa membungkam dia. Ekspresi perseorangan itu sulit diantisipasi," pungkas Moeldoko.

Ratusan orang mendatangi sidang terhadap 12 anggota Kopassus pada kasus penembakan di Lapas Cebongan, Sleman. Mereka juga membentangkan spanduk dengan beragam tulisan.

Di antara spanduk yang dibentangkan, kebanyakan adalah dukungan kepada prajurit Kopassus.

Spanduk antara lain bertuliskan; "TNI-Polri maju terus berantas premanisme", "Komnas-HAM bekerjalah dengan hati nurani", "Yogyakarta butuh Kopassus, bukan Komnas-HAM", "Kami dukung Kopassus dukung premanisme". Spanduk diletakkan di depan pengadilan. (mdk/ian)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami