Kata mereka soal trotoar Tanah Abang kini bersih dari PKL

Kata mereka soal trotoar Tanah Abang kini bersih dari PKL
Penataan PKL di Tanah Abang. ©2017 Merdeka.com/Arie Basuki
NEWS | 22 Desember 2017 13:20 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mulai menata kawasan Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat. PKL tidak lagi berdagang di trotoar dan mengganggu pejalan kaki. Mereka di tempatkan di badan jalan Jati Baru yang ditutup sementara sejak pukul 08.00 Wib hingga pukul 18.00 Wib.

Happy, seorang ibu rumah tangga mengaku senang dengan penerapan aturan tersebut. Warga Serpong, Tangerang ini memang sering berbelanja di Tanah Abang dan kini dia merasa lebih santai.

"Alhamdulillah sekarang enggak desak-desakan lagi sama PKL," kata Happy ditemui merdeka.com di Jl Jati Baru, Jakarta Pusat, Jumat (22/12).

warga belanja ke tanah abang

Dia juga mengaku senang lantaran kini bus TransJakarta dia sediakan di dekat pasar hingga tidak perlu repot berjalan kaki. "Ya bisa mudah juga. Enggak usah naik angkot lagi. Naik Transjakarta gratis lagi," kata Happy.

Tidak hanya Happy yang mengaku senang dengan adanya penataan tersebut. Mirza yang sering melewati Jl Jati Baru mengaku kebijakan Anies sangat memuliakan pejalan kaki. "Ya bersyukur pejalan kaki tidak desak-desakan sama PKL lagi. Semoga lanjut," ungkap Mirza.

Dari pantaun merdeka.com sekitar pukul 12.21 WIB para pejalan kaki masih ramai mengerubungi kawasan tersebut. Dari mulai berbelanja hingga hanya sekadar lewat saja. (mdk/lia)


Sediakan lapak, Anies sebut PKL Tanah Abang tidak perlu kucing-kucingan
PKL Tanah Abang tak dapat lapak: Pak Anies udah bagus-bagus kok kayak gini
Warga Tanah Abang tolak cara Anies tutup jalan untuk beri lapak PKL
Penampakan depan Stasiun Tanah Abang mulai dipadati tenda PKL
Kekecewaan Noor Khomariah punya KTP DKI tapi tak dapat lapak di Tanah Abang
Kunjungi Tanah Abang, Anies pilih naik KRL
Banyak warga tak tahu jalan di depan Stasiun Tanah Abang ditutup buat lapak PKL

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami