Kebakaran di Gunung Semeru, Pendaki Hanya Bisa Sampai Ranu Kumbolo

PERISTIWA | 20 September 2019 19:46 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Sebagian jalur pendakian Gunung Semeru terbakar. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru membatasi aktivitas pendakian hanya sampai Ranu Kumbolo, pada ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut.

"Pendakian bukan ditutup, akan tetapi dibatasi hingga Ranu Kumbolo," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) John Kennedie, Jumat (20/9).

Menurut pengumuman Balai Besar TNBTS, kebakaran lahan terjadi di jalur pendakian Gunung Semeru di Sumber Mani-Arcopodo-Kelik pada 17 September 2019.

Demi keamanan pendakian, Balai Besar TNBTS sejak 19 September 2019 merekomendasikan orang-orang yang ingin mendaki gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut itu tidak melakukan perjalanan ke Kalimati atau Puncak Mahameru.

Menurut John, Balai Besar TNBTS dan pemangku kepentingan terkait sudah mengerahkan personel untuk memadamkan kebakaran yang melanda sebagian kawasan Gunung Semeru.

Kebakaran meliputi area seluas 6,5 hektare di Blok Ngamprong Resort PTN Ranupani dan area seluas 11,4 hektare di Blok Mentigi Renteng Resort PTN Senduro.

Selain memadamkan api yang membakar tetumbuhan, semak belukar, serasah, dan rerumputan di kawasan tersebut, petugas berpatroli untuk memantau kondisi bagian-bagian yang rawan terbakar di gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Balai Besar TNBTS membatasi kegiatan pendakian sampai kondisi jalur pendakian Gunung Semeru benar-benar aman dari kebakaran.

Baca juga:
Gunung Semeru Terbakar, Pendaki Diminta Hanya Sampai Ranu Kumbolo
Kebakaran Hanguskan Puncak Gunung Ile Mandiri Flores Timur
1 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pembakaran Hutan Lindung di Flores Timur
Terkendala Air, Pemadaman Kebakaran di Gunung Slamet Pakai Ranting
Kerugian atas Kebakaran Hutan Gunung Merbabu Diperkirakan Rp300 Juta
Hutan Gunung Ile Mandiri Flores Timur Terbakar Sejak Senin Siang

(mdk/cob)