Kebakaran Lahan di Sumsel Kembali Terjadi, Pemadam Kesulitan Cari Air

PERISTIWA | 16 Juli 2019 19:58 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Sumatera Selatan. Hari ini sekitar 2,5 hektar lahan gambut terbakar tanpa diketahui penyebabnya.

Karhutla itu terjadi di antara Desa Meranjat III dan Desa Tanjung Dayang, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir, Selasa (16/7). Kebakaran terjadi di lahan gambut dengan kedalaman 10 sentimeter dengan vegetasi semak belukar dan ranting kering.

"Di Ogan Ilir sore ini ada dua setengah hektar lahan gambut terbakar, status milik masyarakat," ungkap Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori, Selasa (16/7).

Dia menuturkan, hingga malam ini petugas gabungan masih melakukan pemadaman. Hanya saja, petugas mengalami banyak kendala, seperti karakter lahan berupa lahan bergambut tipis dan titik api jauh dari sumber air.

"Sampai pukul enam sore ini masih dilakukan pemadaman pakai mobil tangki dan mesin pompa, apinya cukup besar," ujarnya.

"Munculnya api belum diketahui, petugas keamanan sedang menyelidiki," sambung dia.

Di tempat lain, tepatnya di Kelurahan Kayuare, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin, terdapat lahan sekitar 250 meter terbakar. Dari informasi warga, lahan tersebut sengaja dibakar oleh pemiliknya dengan tujuan pembersihan lahan.

"Apapun alasannya atau berapapun luasannya, membakar lahan tidak diizinkan. Petugas bakal memadamkan api secepat mungkin agar tidak menimbulkan asap," tegasnya.

Baca juga:
Hari Ini, Hotspot di Sumsel Terpantau Ada 9 Titik
Cerita Prajurit TNI AD Lewati 'Medan Barat' Patroli Karhutla ke Pelosok Hutan TNTN
3 Hektare Lahan PTPN dan Semak Belukar di Ogan Ilir Terbakar
Kapolda, Pangdam & Gubernur Sumsel Teken Maklumat Karhutla, Sanksi 15 Tahun Bui
Musim Kemarau, Banyak Wilayah di Sumsel Terancam Kebakaran Hutan Lahan
300 Desa di Sumatera Selatan Rawan Kebakaran Hutan

(mdk/noe)