Kebakaran TPSA Belum Padam, Banyak Warga Cilegon Terkena ISPA

PERISTIWA | 8 Agustus 2019 11:32 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Kebakaran sampah di areal Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kota Cilegon hingga saat ini belum bisa dipadamkan, Kamis (8/8). Kebakaran tersebut membuat sejumlah lingkungan warga diselimuti asap tebal.

Akibat peristiwa tersebut setidaknya 79 orang mengalami gangguan kesehatan. Berdasarkan data yang dihimpun sebanyak 47 orang terkena ISPA. Sisanya sebanyak 32 orang mengalami sakit pencernaan, mual sakit kepala dan sakit badan.

Kemudian sebanyak 123 jiwa disekitar lingkungan TPSA mengungsi ke daerah lain untuk menghindari penyakit.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon Ujang Iing mengatakan saat melakukan pemadaman pihaknya terkendala oleh tiupan angin yang membuat api semakin besar dan kesulitan mendapatkan pasokan air.

"Tinggal 30 persen. Agak lumayan lama karena kita terkendala pasokan air," kata Ujang saat dikonfirmasi.

Selama proses pemadaman dari Minggu (4/8) hingga hari Rabu (7/8) pihaknya telah menghabiskan 205.000 liter air. Ia mengatakan pemerintah Cilegon terus berupaya untuk melakukan pemadaman.

"Hari ini terus kita upayakan. Asap masih ada. Sedangkan warga terkena penyakit ISPA pasti ada," katanya.

Untuk diketahui, insiden kebakaran area TPSA Bagendung tersebut terjadi pada Sabtu (3/8) malam lalu.

Baca juga:
Asap Tebal Selimuti Cilegon Akibat Kebakaran Sampah di TPSA Bagendung
Kebakaran di Bakongan Aceh Selatan, 12 Ruko Hangus
Dua Peristiwa Kebakaran di Bekasi saat Listrik Padam Total
5 Kebakaran Terjadi Saat Listrik Padam di Jakarta dan Tangerang
Polisi Tegaskan 1 Keluarga Tewas Terbakar di Penjaringan Karena Konsleting Listrik
Kisah-Kisah Tragis Dampak Listrik Padam Berjam-jam

(mdk/ded)

TOPIK TERKAIT