Kebijakan PSBB Jokowi Hanya Beda Istilah dengan Karantina Wilayah Parsial

Kebijakan PSBB Jokowi Hanya Beda Istilah dengan Karantina Wilayah Parsial
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 1 April 2020 18:49 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, atau Emil siap menindaklanjuti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan Presiden Joko Widodo. Ia sendiri sudah mengizinkan daerah untuk melakukan karantina wilayah parsial (KWP) maksimal hingga tingkat kecamatan.

Adanya kebijakan dari Presiden, maka mekanismenya sudah diatur dengan detil. Meski demikian, hal ini perlu disosialisasikan kepada kepala daerah yang ada di 27 kabupaten kota.

"Mungkin besok saya teleconference ke seluruh daerah untuk sosialisasi PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar," kata dia, Rabu (1/4).

Kemudian, kata Emil, dalam penerapan karantina wilayah skala parsial baik di level RT RW sampai kecamatan kecuali kota dan provinsi harus ada izin dari Presiden. "(Kebijakannya sama dengan karantina wilayah parsial) sama, cuman beda istilah aja,” ia melanjutkan.

Menurutnya, PSBB dan KWP memiliki tujuan yang sama, hanya berbeda istilah saja. Perbedaan lainnya peraturan pemerintah dan Perpresnya diterjemahkan dengan detail. Tapi secara praktik di Jawa Barat sudah melakukannya, yakni mengizinkan penutupan maksimal sampai level kecamatan.

"Untuk melakukan tindakan-tindakan contohnya di Sukabumi sudah dilakukan dari kemarin melakukan pembatasan wilayah parsial atau PSBB skala kecamatan karena ada temuan positif rapid test yang lumayan besar," kata dia.

Baca Selanjutnya: Siapkan Mekanisme Bantuan...

Halaman

(mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami