Kecelakaan Tewaskan 35 Orang, Pemilik Bus Sriwijaya Jadi Tersangka

Kecelakaan Tewaskan 35 Orang, Pemilik Bus Sriwijaya Jadi Tersangka
PERISTIWA | 25 Februari 2020 21:32 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Polisi menetapkan pemilik perusahaan otobus (PO) bus Sriwijaya berinisial R (50) sebagai tersangka karena lalai mengoperasikan kendaraan yang tak laik jalan. Diketahui, bus ini masuk jurang di Pagaralam dan menewaskan 35 orang pada akhir tahun lalu.

Direktur Lalulintas Polda Sumsel Kombes Pol Juni mengungkapkan, penetapan tersangka telah diterbitkan beberapa pekan lalu. Tersangka tengah menunggu jadwal persidangan karena berkasnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pagaralam pada 18 Februari 2020.

"Benar, pemilik bus Sriwijaya berinisial R ditetapkan sebagai tersangka," ungkap Juni, Selasa (25/2).

Menurut dia, penetapan tersangka berdasarkan penyelidikan mendalam dan pemeriksaan 15 saksi yang berasal dari sopir, karyawan, dan saksi ahli. Tersangka juga mengakui bus itu tak laik jalan tetapi tetap memaksakan beroperasi.

"Ya tersangka sudah tahu, tapi masih memerintahkan kepada karyawannya agar bus itu angkut penumpang. Ada unsur kelalaian," tegasnya.

Diketahui, bus Sriwijaya nomor polisi BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang masuk jurang sedalam 150 meter di tikungan tajam Lematang Indah, Pagaralam, 23 Desember 2019 sekitar pukul 23.00 WIB. Sebanyak 35 orang tewas dalam insiden itu dan 14 lainnya selamat dengan kondisi luka-luka. (mdk/noe)

Baca juga:
5 Ruas Jalan Tol di Indonesia yang Sering Makan Korban, Wajib Waspada
Bus Masuk Jurang di El Salvador, 7 Orang Tewas
Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Libatkan 5 Mobil
Bus Jatuh ke Jurang di Bolivia, 14 Orang Tewas
Bus Sinar Jaya Tertabrak Truk Pengangkut Kayu di Tol, 2 Penumpang Tewas
Rombongan Kiai Kecelakaan di Tol Cipali Bukan Pengurus PWNU Jatim

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami