Kedapatan Bawa Ganja, WNA Asal Mesir Ditangkap di Simalungun

Kedapatan Bawa Ganja, WNA Asal Mesir Ditangkap di Simalungun
borgol. shutterstock
PERISTIWA | 7 Mei 2021 23:12 Reporter : Uga Andriansyah

Merdeka.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Mesir berinisial Meeki (26) ditangkap personel Polres Simalungun. Dia diamankan karena kedapatan membawa 63 gram ganja, Kamis (6/5) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kasat Reserse Narkoba Polres Simalungun, AKP Adi Haryono mengatakan, pria asal Mesir itu diamankan saat melintasi perbatasan Kabupaten Simalungun dengan Batu Bara, tepatnya di pos penyekatan larangan mudik wilayah Perlanaan, Kecamatan Bandar.

"Tepat di dalam koper ditemukan 31 bungkus plastik kecil berisi diduga ganja dan satu pembungkus rokok," kata Adi, Jumat (7/5).

Dia mengungkapkan, pelaku saat ini telah diamankan ke Kantor Imigrasi Klas II Pematang Siantar.

"Setelah diperiksa, pelaku mengaku WNA asal Mesir tidak membawa identitas resmi serta dokumen sah lainnya seperti paspor dan visa," ungkapnya.

Berdasarkan hasil interogasi, pria asal Mesir itu mengaku telah membeli ganja di Kota Medan seharga Rp 100 ribu untuk digunakan sendiri.

"Hingga saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan akan diproses sesuai Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," pungkas Adi. (mdk/fik)

Baca juga:
Polisi Bekuk WN Nigeria Datangkan 5.385 Butir Ekstasi dari Jerman
Kabur dari Lapas Palu, Warga Malaysia Terpidana Narkoba Ditangkap di Pelabuhan Mamuju
Jadi Kurir Ganja, WN Papua Nugini Ditangkap di Jayapura bareng Teman Wanita
Polda Papua Bekuk Pengedar Narkoba asal PNG, 21 Paket Ganja dalam Karung Beras Disita
Terpidana Mati Marry Jane Dipindah ke Lapas Perempuan Wonosari Gunung Kidul
Kapolresta Denpasar Nilai Vonis Andrew Ayer Terlalu Ringan: Ini Sedikit Miris

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami