Kediaman Dirut BPR Indramayu Digeledah KPK

PERISTIWA | 10 Desember 2019 15:22 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung menggeledah kantor Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Indramayu. Dari lokasi, tim mengamankan sejumlah dokumen keuangan yang diduga berkaitan dengan suap terhadap terhadap Bupati nonaktif Indramayu Supendi.

"KPK menyita sejumlah dokumen-dokumen keuangan terkait dugaan suap terhadap Bupati," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (10/12/2019).

Usai menggeledah kantor BPR Indramayu, tim kini bergerak menuju rumah Direktur Utama BPR Indramayu Sugiyanto di Jalan Yos Sudarso, Indramayu.

"Penggeledahan di lokasi kedua (kediaman Dirut BPR) mulai dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB. Info lebih lanjut akan kami update kembali," kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati nonaktif Indramayu Supendi sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek jalan di Indramayu. KPK juga menjerat tiga orang lainnya, yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah (OMR), Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triono (WT), dan pihak swasta bernama Carsa AS (CAS).

Supendi diduga menerima uang total senilai Rp200 juta dari Carsa. Selain kepada Supendi, Carsa juga kerap memberi uang kepada Omarsyah dan Wempy.

Omarsyah diduga menerima Rp450 juta dan sepeda senilai Rp20 juta. Sedangkan Wempy menerima senilai Rp560 juta. Uang yang diterima Omarsyah dan Wempy diduga juga diperuntukkan untuk kepentingan Bupati.

Uang yang diterima Supendi, Omarsyah, dan Wempy diduga merupakan bagian dari komitmen fee 5 sampai 7% dari nilai proyek. Carsa tercatat mendapatkan tujuh proyek pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu dengan nilai proyek total kurang lebih Rp15 miliar yang berasal dari APBD Murni.

Tujuh proyek pembangunan jalan dikerjakan oleh perusahaan CV Agung Resik Pratama atau dalam beberapa proyek pinjam bendera ke perusahaan lain di Kabupaten Indramayu.

Tujuh proyek tersebut yakni pembangunan Jalan Rancajawad, pembangunan Jalan Gadel, pembangunan Jalan Rancasari, pembangunan Jalan Pule, pembangunan Jalan Lemah Ayu, pembangunan Jalan Bondan - Kedungdongkal, dan pembangunan Jalan Sukra Wetan - Cilandak.

Reporter: Fachrur Rozie (Liputan6.com) (mdk/did)

Baca juga:
Dalami Kasus Suap Supendi, KPK Geledah BPR Indramayu
KPK Periksa Kasat Reskrim Polres Indramayu Terkait Suap Supendi
KPK Dalami Kasus Bupati Indramayu Lewat Anggota DPRD Jabar Abdul Rozak
KPK akan Periksa 3 Saksi untuk Tersangka Kasus Suap Bupati Indramayu Nonaktif Supendi
Suap Pengaturan Proyek di Pemkab Indramayu, KPK Periksa 2 Tersangka
KPK Kembali Periksa Penyuap Bupati Indramayu

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.