Kehebatan medis militer Indonesia diakui dunia

PERISTIWA | 13 Mei 2015 17:35 Reporter : Marselinus Gual

Merdeka.com - Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggara Kongres Medis Militer Internasional ke-41 untuk pertama kalinya. Acara yang diikuti 77 negara ini akan dilaksanakan di Bali Nusa Dua Convention pada tanggal 17-22 Mei 2015.

Menurut Ketua Komite Medik dan juga anggota panel ahli dokter presiden Brigjen TNI Terawan AP, pada dasarnya militer Indonesia sudah mempunyai prestasi dunia dan kemampuan prajurit medis yang sangat baik.

"Kesehatan militer kita mendapat prestasi di dunia. Kita punya kemampuan yang baik. Kebetulan kita berada di wilayah tropis, kita punya otomatis tropical sprue dan infection. Itu menjadi kemampuan luar biasa untuk prajurit-prajurit kesehatan kita," ujar Terawan kepada merdeka.com di gedung Kemhan, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (13/5).

Lanjut dia, kemampuan medis militer kita terbukti ketika PBB meminta medis militer Indonesia untuk menangani persoalan di Bosnia dan Kamboja yang kala itu terjadi kemelut perang. Darinya, PBB memberikan penghargaan kepada pasukan militer medis Indonesia.

"Kesehatan militer kita pernah dipercaya PBB untuk penjadi pembimbing di bidang kesehatan yang dikirim ke Bosnia sampai beberapa kali dinyatakan sukses mendapat penghargaan. Lalu dikirm ke Kamboja pada saat konflik dan mendapat penghargaan juga," lanjutnya.

Menurut Terawan, kemampuan medis militer Indonesia sangat unggul dalam organisasi dan kesiapan prajurit. Oleh karena itu sering diundang PBB untuk forum komunikasi.

"Kita unggul dari organisasi dan kesiapan dari prajurit-prajurit karena itu sering diundang dalam forum komunikasi," papar dia.

Di sisi lain, berkaitan dengan kongres medis militer ini, Terawan juga membanggakan kemampuan di mana dari 71 negara yang ikut, hanya Indonesia yang mempunya 74 pembicara medis.

"Dari seluruh dunia cuma 71 pembicara. Hanya kita 74 karena melaui seleksi yg ketat dan perindividu juga diakui," lanjutnya.

Ketika dimintai keterangan mengenai peralatan medis, Terawan juga mengakui kemampuan peralatan Indonesia yang menurutnya sangat mampu.

"Peralatan kita sangat mampu. Bahkan kita sekarang kita lagi mengembangkan suatu peralatan medis yang nantinya bisa dipakai di RSUD sekalipun itu khusus untuk militer," pungkas Terawan.

(mdk/did)

TOPIK TERKAIT