Kejagung Masih Teliti Berkas Ferdy Sambo Cs, Kamis akan Dibeberkan

Kejagung Masih Teliti Berkas Ferdy Sambo Cs, Kamis akan Dibeberkan
Ferdy Sambo Peluk Erat Istri Saat Rekonstruksi. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani
NEWS | 27 September 2022 14:06 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) masih meneliti berkas dua kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice (OOJ) kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Kejagung akan membeberkan berkas tersangka Ferdy Sambo Cs itu pekan ini.

"Iya (masih diteliti) masih ada waktu dua hari ya kita," kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (27/9).

Ketut mengatakan bahwa jaksa masih memiliki batas waktu meneliti berkas tersebut sampai Kamis (29/9) lusa. Hal itu mengacu pada Pasal 110 ayat 4 KUHAP jaksa memiliki batas waktu 14 hari.

"Itu batas waktu kan belum selesai sampai Kamis. Rencana besok hari Rabu (28/9) akan di doorstop semua oleh pak Jampidum," ujar dia.

Dengan begitu, Ketut meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan menunggu nanti hasilnya apakah dinyatakan lengkap atau P-21 atau dikembalikan P-19 untuk dilengkapi penyidik polisi.

"Iya sampai kamis, coba ditunggu Rabu ya," ujar dia.

2 dari 2 halaman

Jaksa Koordinasi dengan Polisi

Sejauh ini, dikatakan Ketut, jaksa penuntut umum (JPU) masih terus berkoordinasi terkait proses penelitian berkas guna mempersiapkan apabila perkara naik persidangan.

"Yang jelas teman penyidik dan penuntut umum sampai saat ini masih melakukan koordinasi secara intensif komunikasi bagaimana menyelesaikan perkara ini secara cepat dan baik ketika di pengadilan," ujar Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana kepada wartawan, di Jakarta Selatan, Kamis (22/9).

Sepanjang proses pelimpahan berkas, kedua kasus ini sebelumnya telah diterima pihak Kejagung untuk diteliti. Dalam berkas kasus dugaan pembunuhan berencana, jaksa sempat meminta pihak kepolisian untuk melengkapinya kembali atau P-19.

Di mana kasus pembunuhan Brigadir J, sejauh ini kepolisian telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, dan asisten rumah tangga Kuwat Maruf, serta istri Sambo Putri Candrawathi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 340 subsidair Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sementara Putri masih menunggu pemeriksaan selanjutnya.

Selain itu, polisi juga telah menetapkan tujuh orang tersangka terkait obstruction of justice dalam kasus ini. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Mereka diduga melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP. (mdk/gil)

Baca juga:
Daftar 15 Polisi Dipecat hingga Disanksi Demosi Terkait Kasus Kematian Brigadir J
Giliran AKBP Raindra Ramadhan Jalani Sidang Etik Kematian Brigadir J
VIDEO: Pertama dalam Sejarah LPSK, Putri Minta Perlindungan Tapi Ogah-ogahan
Kejagung Selesaikan Berkas Perkara Ferdy Sambo Cs Pekan Ini
Pekan Ini, Kejagung Beberkan Hasil Teliti Berkas Perkara Sambo Cs
Alasan Polri Belum Gelar Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan
Sidang Etik, Ipda Arsyad Daiva Dihukum Demosi 3 Tahun Terkait Kematian Brigadir J

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini