Kejagung Sebut Pemberian Makan Terdakwa Kasus Djoko Tjandra Wajar

Kejagung Sebut Pemberian Makan Terdakwa Kasus Djoko Tjandra Wajar
PERISTIWA | 19 Oktober 2020 13:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) menanggapi beredarnya foto terdakwa kasus Djoko Tjandra yakni Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo yang tampak seperti menerima jamuan makan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

"Bukan jamuan," tutur Hari saat dikonfirmasi, Senin (19/10).

Menurut Hari, pelimpahan tahap II yakni penyerahan tersangka dan barang bukti untuk nantinya segera disidangkan itu memang masuk istirahat siang. Sehingga pemberian makan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menjadi hal yang wajar.

Pemesanan makanan pun tetap mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Baik itu lewat penyediaan nasi kotak, atau pun membeli di kantin sesuai menu yang ada.

"Dalam proses pelaksanaan tahap II baik itu perkara pidana umum maupun pidana khusus, jika sudah jadwalnya makan siang, maka kami akan memberikan makan siang kepada tersangka. Kadang pengacara hukum dan penyidik juga diberikan makan siang sesuai situasi kondisi," kata Hari.

Baca Selanjutnya: Penjelasan Kuasa Hukum Prasetijo...

Halaman

(mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami