Kekeringan, Tiga Desa di Purbalingga Krisis Air Bersih

Kekeringan, Tiga Desa di Purbalingga Krisis Air Bersih
PERISTIWA | 31 Agustus 2020 23:02 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menyebut tiga desa menghadapi krisis air bersih. Mereka telah menerima permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Karanganyar dan Kaliori di Kecamatan Karanganyar serta Desa Kedungbenda di Kecamatan Kemangkon.

"Rencana penyaluran bantuan air bersihnya besok. Ini tadi pagi baru kami kondisikan untuk Karanganyar supaya menyiapkan alat penampungannya dulu," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga Muchamad Umar Fauzi, Senin (31/8).

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Purbalingga, Muksoni mengatakan, berdasarkan data tahun 2019 ada 104 desa di 15 dari 18 kecamatan di Purbalingga yang rawan mengalami kekeringan selama musim kemarau.

Di Kabupaten Purbalingga, hanya Kecamatan Purbalingga, Kalimanah, dan Padamara yang belum pernah mengalami kekeringan.

"Kami perkirakan wilayah yang terdampak kekeringan tahun ini tidak sebanyak tahun sebelumnya karena kadang masih ada hujan," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Kendati demikian, dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Purbalingga tetap menyiapkan 1.355 tangki air bersih untuk warga yang kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

"Jika terjadi kekurangan, kami tetap melibatkan stakeholder (pemangku kepentingan) yang lain untuk turut serta memberikan bantuan air bersih bagi warga yang membutuhkan," tutupnya. (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami