Kelelahan, Dua Pelaku Mutilasi Sempat Tidur Semalaman Bersama Jenazah Korban

Kelelahan, Dua Pelaku Mutilasi Sempat Tidur Semalaman Bersama Jenazah Korban
PERISTIWA | 20 September 2020 12:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membeberkan temuan baru saat rekonstruksi kasus mutilasi dilakukan sejoli LA (27) dan AF (26).

Dari hasil rekonstruksi terungkap, usai melakukan dieksekusi mutilasi, kedua pelaku tidak langsung memindahkan potongan tubuh korban RH ke Apartemen Kalibata City. Kedua pelaku sempat menginap bersama jenazah korban.

"Ada temuan-temuan baru, mereka sempat menginap satu malam bersama-sama dengan jenazahnya di situ (Pasar Baru) tanggal 13," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Minggu (20/9).

Keduanya mengaku menginap bersama jenazah korban karena alasan kelelahan. Mereka sempat menambah durasi sewa kamar di tempat kejadian perkara.

"Alasannya kelelahan, ketiduran. Dia perpanjang lagi penginapan di pasar baru," jelas Yusri.

Diberitakan sebelumnya, jenazah RH teronggok lima hari di dalam sebuah kamar penginapan. Tiga hari pertama pada saat tejadinya eksekusi dan dibiarkan begitu mulai tanggal 9 - 11 September 2020.

Kemudian, sejoli ini memutuskan memindahkan jasad korban ke tempat baru, dengan memutilasi menjadi 11 bagian. Hal itu dilakukan oleh AF dengan memakan waktu 2 hari, yakni pada 12 dan 13 September 2020.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
AF Belajar Cara Mutilasi dari Media Sosial
Polisi Periksa Kejiwaan Dua Tersangka Mutilasi di Apartemen Kalibata City
Jenazah Rinaldi, Korban Mutilasi Sejoli akan Dimakamkan di Sleman
Kopi & Pengharum Ruangan, Siasat Sejoli Pemutilasi Hilangkan Bau Busuk Jasad
Kelakuan Sadis Sejoli, Mutilasi Kontraktor Demi Penuhi Himpitan Ekonomi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami