Keluarga Enggan Beri Keterangan, Polisi Tunggu Pasutri Korban Terbakar Pulih

PERISTIWA | 20 November 2019 23:04 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Penyelidikan insiden kebakaran kamar di Kampung Wakaf, Kelurahan Tembong, Kota Serang, Banten yang mengakibatkan terbakar pasangan suami istri, terpaksa ditunda sementara waktu hingga kedua korban pulih.

Kasatreskrim Polres Serang Kota, AKP Indra Feradinata menyebut korban Fifi Hanifah (27) sekaligus saksi kunci dalam peristiwa tersebut. Dia sedang hamil dua bulan dan kini harus menjalani perawatan intensif akibat luka bakar di sekujur tubuh. Sedangkan, Indra (30), suaminya mengalami luka ringan pun masih belum bisa diambil keterangan.

Sementara, pihak keluarga korban masih enggan terbuka dimintai keterangan kronologi lengkap sebelum peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, hanya korban yang mengetahui persis kejadian kebakaran.

"(Korban) belum bisa diperiksa masih terbaring, susah. Keluarga keterangan masih lama, menurut mereka tidak ada keributan. Yang fiksnya kan harus dari korban, posisi sekarang belum stabil parah luka bakarnya," kata Indra saat dikonfirmasi, Rabu (20/11).

Polisi telah mengantongi semua barang bukti yang berada di lokasi kejadian. Tinggal menunggu keterangan korban untuk melengkapi data penyelidikan.

"Iya akan dilanjutkan setelah korban pulih barbuk-barbuk sudah dikumpulkan," katanya.

1 dari 1 halaman

Bensin dalam Botol

Sebelumnya, pihak kepolisian menduga ada unsur Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam peristiwa kebakaran kamar tersebut. Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya pun menemukan botol bekas bensin di dalam kamar tersebut. Lalu posisi pintu terkunci dari dalam kamar.

Polisi menduga ada unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran ini. Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan, berdasarkan rangkaian cerita saksi di lokasi kejadian, diduga ada unsur Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam peristiwa tersebut.

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya pun menemukan botol bekas bensin di dalam kamar tersebut. Lalu posisi pintu terkunci dari dalam kamar.

"Kalau memang dari rangkaian ceritanya itu adalah masalah KDRT dugaan sementara karena di situ kita temukan bekas bensin di botol," kata Indra, kemarin.

Namun polisi belum bisa menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Alasannya, keluarga korban masih enggan memberikan keterangan kepada polisi. (mdk/noe)

Baca juga:
Ibu Hamil dan Suaminya Terbakar di Dalam Kamar, Ditemukan Bensin Dalam Botol
Kasus Anak Dipasung dan Tewas Terbakar, DPRD Tangsel akan Panggil OPD
13 Kios di Pasar Ciawitali Garut Ludes Terbakar
SMK Yadika 6 Bekasi Liburkan Seluruh Siswa Pascakebakaran
Satu Siswa Kritis Pascakebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede
Kebakaran Susulan Kembali Terjadi di Gedung SMK Yadika 6

TOPIK TERKAIT