Keluarga Miskin Baru Terdampak Pandemi Covid-19 di Sulsel Capai 73.294 Orang

Keluarga Miskin Baru Terdampak Pandemi Covid-19 di Sulsel Capai 73.294 Orang
Permukiman kumuh di Kampung Muka. ©Liputan6.com/Herman Zakharia
PERISTIWA » MAKASSAR | 7 Agustus 2020 16:00 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Keluarga miskin baru yang terdampak virus corona (Covid-19) yang masuk dalam non-data terpadu keluarga kesejahteraan sosial (DTKS) di Provinsi Sulawesi Selatan tercatat sebanyak 73.294 orang.

"Dari data yang masuk memang ada penambahan orang miskin baru selama pandemi. Tetapi, data masih mengalami perubahan, karena kabupaten kota masih melakukan pemadanan data," ujar Kasubdin Program Perlindungan dan Jaminan sosial pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Muh Arfah Sinring dilansir Antara, Jumat (7/8).

Dari data yang diterima, jumlah non-DTKS yang masuk keluarga miskin baru diusulkan mendapat bantuan ada tujuh daerah masing-masing Kabupaten Bantaeng 3.581 orang, Sinjai 13.490 orang, Maros 6.689 orang, Barru 3.846 orang, Soppeng 2.867 orang, Luwu 19.468 orang, dan tertinggi di Toraja Utara 23.363 orang.

Untuk jumlah DTKS yang diinput pada April 2020, tercatat secara keseluruhan di 24 kabupaten dan kota sebanyak 921.394 orang. Jumlah terbanyak berada di Kabupaten Bone 91.249 orang, disusul Kota Makassar 82.326 orang, Kabupaten Gowa 77.875 orang, dan Wajo 50.117 orang, sedangkan kabupaten kota lainnya dibawah 40 ribuan orang.

Selanjutnya, DTKS non-program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sembako pangan (BSP) kabupaten kota tercatat 468.026 orang. Kabupaten Jeneponto paling banyak 53.874 orang, disusul Gowa 44.466 orang, Kota Makassar 40.266 orang, Kabupaten Bone 26.901, serta Takalar 25.591 orang. Dan data kabupaten kota lainnya di bawah 20 ribuan orang.

Kemudian calon penerima bantuan tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos) pada program fakir miskin (PFM) tercatat sebanyak 323.337 orang tersebar di 24 kabupaten kota se Sulsel. Kota Makassar masih tertinggi calon penerima bantuan yakni 38.298 orang, kemudian Kabupaten Wajo 26.217 orang, Luwu 20.384 orang, Gowa 18.929 orang, Bone 18.927 orang, begitupun Pangkep 18.738 orang.

Selanjutnya Kabupaten Takalar 15.519 orang, Luwu Timur 15.117 orang, Luwu Utara 14.472 orang, Maros 14.292 orang, Pinrang 14.585 orang, Bantaeng 13.261 orang, Sidrap 11.512 orang, dan Enrekang 11.130 orang, sisa kabupaten kota lainnya di bawah 10 ribuan calon penerima.

Baca Selanjutnya: Sementara data Badan Pusat Statistik...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami