Kembangkan Wisata, Kabupaten Bogor Khawatir Malah Picu Sebaran HIV

PERISTIWA | 18 Oktober 2019 04:32 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor sedang menggaungkan branding The City Sport and Tourism. Namun, upaya mengedepankan wisata sebagai keunggulan daerah, justru dikhawatirkan jadi pemicu meningkatnya sebaran HIV/AIDS.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif. Sehingga perlu komitmen antar seluruh stake holder untuk menekan sebaran HIV/AIDS.

"Terlebih Kabupaten Bogor menjadi wilayah destinasi wisata yang berpotensi terjadinya penyebaran HIV. Apabila tidak dilakukan bersama-sama, kita tidak akan berhasil menanggulangi dan mengeliminasi HIV," kata Dedi, Kamis (17/10).

Menurutnya, gotong royong dalam menanggulangi HIV/AIDS telah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 9 tahun 2019 tentang Penanggulangan HIV/AIDS.

"Maka butuh komitmen dari seluruh insan kesehatan Kabupaten Bogor, masyarakat dan stake holder di semua lini agar Kabupaten Bogor menuju masyarakat sehat terbebas dari HIV/AIDS," katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mencatat, hingga Juni 2019, 317 warga positif mengidap HIV/AIDS dari hasil pemeriksaan terhadap 22.506 orang terindikasi HIV/AIDS. Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Bogor, Intan Widayati menjelaskan, HIV/AIDS lebih banyak menyerang anak baru lahir hingga usia belasan tahun.

"Kalau baru lahir sampai anak-anak penularan dari ibunya. Berbeda dengan orang remaja sampai dewasa, karena virus itu akibat perilaku berisiko," kata Intan.

Dia menjelaskan, dalam menangani penyebaran virus HIV/AIDS, Dinkes akan menambah layanan pengobatan di empat RSUD dan terhubung dengan puskesmas terdekat.

"Kita juga bekerja sama dengan LSM penggiat HIV, untuk memperluas jangkauan layanan ke populasi kunci," ungkapnya.

Baca juga:
5 Daerah Terbanyak Pengidap HIV AIDS di RI, Penularannya Harus Segera Ditanggulangi
50 Ribu Warga Jawa Barat Mengidap HIV/AIDS
21 Siswa di Tulungagung Positif HIV Karena Hubungan Sesama Jenis
Satu Pemeran Pria Video 'Vina Garut' Positif HIV, Pemeriksaan Tunggu Hasil Terapi
Pengidap HIV/AIDS dari Kalangan Ibu Rumah Tangga di Jabar Meningkat 20 persen
Satpol PP Amankan Tujuh Pria Diduga Gay di Surabaya, 2 Dinyatakan Positif HIV

(mdk/eko)