Kemendagri Apresiasi Pemprov Bengkulu karena Miliki Satgas Anti Narkoba Sekolah

Kemendagri Apresiasi Pemprov Bengkulu karena Miliki Satgas Anti Narkoba Sekolah
PERISTIWA | 21 Juni 2019 11:16 Reporter : Haris Kurniawan

Merdeka.com - Masalah narkoba di Indonesia merupakan masalah serius yang harus dicarikan jalan penyelesaiannya dengan segera dan secara bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat. Banyak kasus yang menunjukkan akibat dari masalah tersebut di atas telah menyebabkan banyak kerugian, baik materi maupun nonmateri.

Hal inilah yang mendorong Kemendagri untuk sejalan dengan INPRES RI Nomor 6 Tahun 2018 dan melakukan perubahan terhadap Permendagri Nomor 21 Tahun 2013 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika menjadi Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, jelas Soedarmo Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Menteri Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum mengkoordinasikan pelaksanaan fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

Demikian juga kepala daerah memfasilitasi kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika melalui perangkat daerah yang melaksanakan urusan bidang kesatuan dan politik, tutur Soedarmo.

Pada Kegiatan Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika bertempat di Grage Hotel Bengkulu (20/6).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rohidin Mersya selaku Gubernur Provinsi Bengkulu, Unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, dan Kepala Kesbangpol se-Indonesia. Selain menyusun Rencana Aksi Daerah Fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, tim terpadu tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan juga bertugas mengkoordinasikan, mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi serta menyusun laporan pelaksanaan.

Kemendagri juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu karena telah membentuk Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) dengan tujuan upaya pencegahan dini peredaran narkoba di lingkungan para pelajar. Harapannya seluruh elemen masyarakat dapat mengoptimalkan semua potensi dalan Rencana Aksi Daerah ini baik berupa personel, anggaran, perlengkapan termasuk metodenya, tutup Soedarmo. (mdk/hrs)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami