Kemendagri Minta Gubernur Papua Selesaikan Pengunduran Diri Wabup Nduga

Kemendagri Minta Gubernur Papua Selesaikan Pengunduran Diri Wabup Nduga
PERISTIWA | 2 Januari 2020 14:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi (Pemprov) Papua terkait pengunduran diri Wakil Bupati Nduga, Wentius Nimiangge. Kemendagri meminta Pemprov Papua melakukan pembinaan terhadap Wentius.

"Sesuai UU Pemda kita percayakan kepada Gubernur, kami sudah berkomunikasi dengan Pemprov Papua sebagai pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Papua," ujar Kapuspen Kemendagri Bahtiar dalam keterangan persnya, Kamis (2/1).

Pengunduran diri Wentius tersebut sebagai bentuk protes atas penembakan aparat kepada warga Nduga. Bahtiar menyatakan, pihaknya belum menerima surat pengunduran diri Wentius sebagaimana diatur dalam Pasal 78 dan Pasal 79 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Kita percaya Pemprov Papua sebagai wakil pemerintah pusat bisa menyelesaikan dan menangani hal tersebut," kata dia.

Bahtiar mengajak seluruh pihak meredam narasi negatif yang mampu memengaruhi pembangunan di Papua. Menurut dia, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat Papua saat ini tengah fokus membangun meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih itu.

"Lompatan kemajuan pembangunan di berbagai wilayah Papua dan Papua Barat saat ini luar biasa. Mohon mari kita tingkatkan persatuan kesatuan dan mensinergikan kekuatan membangun Papua," ucap Bahtiar.

1 dari 1 halaman

Alasan Pengunduran Diri

Alasan pengunduran diri Wentius tersebut dibahas dalam rapat Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) di Jakarta pada Jumat lalu. Hasilnya, tidak ada penembakan sebagaimana klaim Wentius.

"Tidak ada penembakan seperti yang dikatakan Wabup Nduga, apalagi ditembak oleh aparat TNI-Polri yang di sana justru notabene bertugas untuk menjaga keamanan, sekali lagi tidak ada aksi menembak warga sipil," jelas Bahtiar di kesempatan lain, Minggu 29 Desember 2019.

Sebagai informasi, Wakil Bupati Nduga Papua Wentius Nimiangge mengundurkan diri dari jabatannya. Wentius menyampaikan hal itu di hadapan masyarakat Nduga, Papua, Selasa 24 Desember 2019.

Wentius mengaku tak sanggup melihat sejumlah kekerasan hingga pembunuhan yang menimpa warga sipil. Insiden ini juga menghilangkan nyawa ajudan dan sopir pribadi Wentius. Dia akhirnya menyatakan mengundurkan diri saat melepas jenazah sejumlah korban yang tewas dalam aksi penembakan yang terjadi di Nduga pada akhir pekan lalu.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Kemendagri Belum Terima Surat Pengunduran Diri Wakil Bupati Nduga
Menko Polhukam Tegaskan Tak Ada Ajudan dan Supir Wabup Nduga yang Tertembak Aparat
Pemda Minta Aparat Ditarik dari Nduga, Ini Tanggapan Tito Karnavian
Mendagri Belum Terima Surat Pengunduran Diri Wakil Bupati Nduga
Mahfud MD Anggap Pengunduran Diri Wabup Nduga Bagian Manuver Politik
Wakil Bupati Nduga Mengundurkan Diri, Wapres Ma'ruf Serahkan ke Mendagri

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5