Kemendikbud Pastikan Tidak Ada Nama Mahasiswa Atas Nama Pelaku Bom Medan

PERISTIWA | 14 November 2019 10:23 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Kemendikbud pastikan nama RMN, bomber Polrestabes Medan tidak terdaftar sebagai mahasiswa di universitas manapun. Sebelumnya, menurut data dari Dukcapil, RMN tercatat sebagai mahasiswa.

"Di data kami, tidak ada mahasiswa atas nama di atas," ujar Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Ismunandar, Kamis (14/11) seperti diberitakan Antara.

Ismunandar menambahkan dari sejumlah pemberitaan di media, pelaku tidak pernah menempuh studi jenjang pendidikan tinggi, bahkan tidak tamat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

1 dari 1 halaman

Polisi Sebut Pelaku Berstatus Mahasiswa

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, diidentifikasi berinisial RMN dan berstatus sebagai mahasiswa.

"Pelaku atas nama RMN, 24 tahun, lahir di Medan, statusnya pelajar atau mahasiswa," kata Brigjen Dedi pada Rabu.

Identitas pelaku tersebut diketahui dari hasil investigasi Tim Inafis Polri bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kemudian hasil tersebut dikuatkan dengan hasil identifikasi DNA pelaku yang dicocokkan dengan DNA kedua orang tua pelaku.

RMN beralamat di Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah, Kota Medan. Hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa RMN merupakan pelaku teror perorangan atau "lonewolf". (mdk/rhm)

Baca juga:
Polisi Buru Pimpinan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan
Polda Sulsel Perketat Pengamanan Usai Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan
Bom Bunuh Diri Di Medan Pakai Atribut Ojol, Ma'ruf Imbau Masyarakat Waspada
Asosiasi: Tak Ada Pembatalan Kunjungan ke Medan Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri
Pasca-Teror Bom di Medan, Polresta Solo Pertimbangkan Batasi Masuknya Ojek Online
Imbas Bom Bunuh Diri, Kemenhub Minta Aplikator Perketat Seleksi Pengemudi Ojek Online