Kemenkes Konfirmasi Kasus Cacar Monyet Belum Terdeteksi di Indonesia

Kemenkes Konfirmasi Kasus Cacar Monyet Belum Terdeteksi di Indonesia
Sampel hasi tes cacar monyet. ©Dado Ruvic/Reuters
NEWS | 24 Juni 2022 15:57 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan menyatakan pasien terduga cacar monyet (monkeypox) asal Kota Singkawang, merupakan pasien cacar air. Dengan demikian, belum ada konfirmasi kasus cacar monyet di Indonesia.

"Kemarin yang di Singkawang ternyata setelah diklarifikasi dan dikonfirmasi ternyata pasien tersebut varisela atau cacar air," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammad Syahril, Jumat (24/6).

Hingga saat ini, menurut Syahril, kasus dugaan cacar monyet di Indonesia sebanyak 9 kasus. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan, 7 dari 9 kasus negatif cacar monyet dan positif cacar air.

"Untuk saat ini semua kasusnya belum ada. Konfirmasi, probable, belum ada," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, satu pasien diduga terjangkit cacar monyet (monkeypox) dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Pontianak, Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Hary Agung TJ mengatakan pasien diduga terjangkit cacar monyet itu berasal dari Kota Singkawang dan ditangani oleh RSUD Soedarso Pontianak sejak 14 Juni 2022.

Ia mengungkap pasien cacar monyet tersebut mengalami gejala cacar biasa pada umumnya.

"Ciri-ciri cacar monyet memang agak lebih parah dari cacar biasanya, karena benjolan berisi airnya lebih banyak dari cacar biasa, dengan gejala demam, lemah, menggigil dan sebagainya tetapi tidak sampai menyebabkan yang fatal," ujarnya.

Di menambahkan penularan cacar monyet bisa dari binatang mengerat, seperti tikus, tupai dan termasuk dari monyet itu sendiri, yang disebabkan oleh gigitan atau cakaran dari hewan tersebut

"Untuk penularannya bisa melalui percikan air liur, dan lainnya sehingga kalau ada kasus ini, maka pasiennya harus segara dilakukan isolasi," katanya.

Tetapi, menurut dia, cacar monyet jarang terjadi komplikasi sehingga gejalanya ringan, tetapi untuk penanganan memang harus dilakukan isolasi agar tidak menular kepada orang lain. (mdk/ray)

Baca juga:
WHO Catat Lebih dari 3.200 Kasus Cacar Monyet di Seluruh Dunia
Afrika Selatan Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama, Tidak Terkait Perjalanan
Korea Selatan Catat Dua Kasus Cacar Monyet
RSUD Soedarso Pontianak Tangani Pasien Terjangkit Cacar Monyet, Ini Gejalanya
WHO Bakal Ganti Nama Penyakit Cacar Monyet, Ini Alasannya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini