Kemenkes Prediksi Tak Ada Gelombang Keempat Covid-19

Kemenkes Prediksi Tak Ada Gelombang Keempat Covid-19
Kegiatan belajar di sekolah saat PPKM level 1. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo
NEWS | 27 Juli 2022 18:50 Reporter : Alma Fikhasari

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan puncak kasus Covid-19 yang semula diprediksi pada minggu ketiga pada Juli 2022 kemungkinan tidak akan terjadi. Hal itu, dilihat dari protokol kesehatan dan vaksinasi yang semakin membaik.

"Prediksi ketiga atau keempat tidak terjadi, karena upaya kita untuk meningkatkan protokol kesehatan dan vaksinasi sudah baik," kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, kepada wartawan, Rabu (27/7).

Lebih lanjut, Syahril mengatakan, meski diprediksi tidak akan terjadi, lonjakan kasus Covid-19 per hari perlu menjadi perhatian masyarakat, dengan meningkatkan kewaspadaan.

"Kami sampaikan untuk di nasional BOR 4,65 persen berarti masih di bawah 5 persen standar WHO. Memang DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten sudah di atas 10 persen semua, cuman kabar gembiranya angka kematian rendah Jakarta 1,2 persen dan angka nasional 2,6 persen kecil," paparnya.

"Kemudian memang angka positivity rate tinggi nasional 6,26 persen, Jakarta 13 persen dan Jawa Barat 13 persen. Angka-angka ini menjadi perhatian agar masyarakat waspada kita berharap seperti yang lalu masih terkendali semua. Tapi dari nasional naik ini konfirmasi tidak langsung tinggi tidak sampai 10 ribu," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Menkes Prediksi Puncak Covid-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi puncak kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia kemungkinan bakal meleset dari prediksi awal. Dengan demikian, puncak lonjakan Covid-19 di Indonesia bisa melewati Juli 2022.

Budi menambahkan, melesetnya prediksi lonjakan disebabkan sejumlah hal, di antaranya kedatangan jemaah haji di Indonesia yang dikhawatirkan membawa varian baru, serta temuan anyar dari subvarian Omicron di Indonesia, yakni BA.4, BA.5, dan BA.2.75.

"Kita lihat dengan pulangnya jemaah haji, kita lihat profil, mungkin (prediksi puncak kasus) agak berubah karena memang jemaah haji pada berdatangan dan ada beberapa juga yang kena," kata Budi di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat, Selasa (19/7).

Baca juga:
Satgas Jelaskan Soal Prediksi Puncak Covid-19 di Minggu Ketiga Juli 2022
Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Sudah Terpakai 19 Persen
Covid-19 Meningkat, Dinas Pendidikan DKI Wanti-Wanti Guru & Murid Disiplin Prokes
Dinkes Temukan Masuknya Subvarian BA.5 ke DIY
Update Covid-19 Nasional Hari Ini 26 Juli 2022: Kasus Positif Bertambah 6.483 Orang
Pemerintah Pertimbangkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat untuk Nakes
Update Covid-19 Hari Ini Senin 25 Juli 2022: Kasus Positif Bertambah 4.048

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini