Kemenkes Tegaskan Data Penerima Vaksin Hanya Untuk Penanganan Covid-19

Kemenkes Tegaskan Data Penerima Vaksin Hanya Untuk Penanganan Covid-19
jubir vaksin siti nadia tarmizi. ©2021 Merdeka.com/rifa yusya
PERISTIWA | 4 Januari 2021 18:30 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, data pribadi penerima vaksin tidak dapat digunakan untuk keperluan lain di luar penanganan Covid-19. Sebab pengelolaannya juga dilakukan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yakni Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 253 Tahun 2020.

"Data pribadi dilengkapi dengan sistem keamanan sebagaimana diamanatkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan, dan data pribadi tidak dapat digunakan untuk keperluan selain penanganan Covid-19," katanya di Jakarta, Senin (4/1).

Dia menjelaskan, alur singkat proses verifikasi dan registrasi penerima vaksinasi Covid-19. Penerima vaksin akan menerima notifikasi atau pemberitahuan melalui layanan pesan singkat.

"Sasaran penerima vaksinasi akan menerima notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS blast dengan ID pengirim (yaitu) Peduli Covid," ujarnya.

Kemudian, penerima vaksin akan melakukan verifikasi dan registrasi ulang untuk menyatakan status kesehatannya serta memilih tempat dan jadwal vaksinasi. Untuk daerah dengan kendala jaringan, proses verifikasi dan registrasi akan dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan.

Siti menilai proses registrasi ini menjadi sangat penting karena terdapat tahapan verifikasi di mana penerima vaksin menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan oleh sistem untuk mengonfirmasi domisili serta penyaringan sederhana terhadap penyakit penyerta yang diderita.

"Verifikasi bagi peserta yang tidak melakukan registrasi ulang akan dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di kecamatan. Kami akan mengumumkan kemudian untuk alur yang lebih detail," terangnya seperti dilansir dari Antara.

Program vaksinasi yang dijadwalkan berlangsung dalam kurun 15 bulan akan menyasar 181,5 juta jiwa penduduk Indonesia. Meski vaksinasi Covid-19 siap dilaksanakan, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. (mdk/fik)

Baca juga:
77.760 Vaksin Sinovac Tiba di Surabaya, Pemprov Jatim Tunggu Perintah Lanjutan BPOM
4.000 Tenaga Kesehatan di Banten Batal Disuntik Vaksin Covid-19
Papua Barat dapat Jatah Vaksin Covid-19 7.160 Dosis, Jayapura 14.000
15.120 vial Vaksin Covid-19 Tiba di Ambon
Jabar Dapat 97.080 Dosis Vaksin Covid-19, Distribusi Dibagi Dua Tahap
Vietnam akan Beli 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami