Kemenkes Ungkap WNA India Eksodus ke Indonesia, Doni Monardo Kaget

Kemenkes Ungkap WNA India Eksodus ke Indonesia, Doni Monardo Kaget
Letjen Doni Monardo. ©2020 Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah
PERISTIWA | 22 April 2021 18:51 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap kedatangan warga negara asing (WNA) India dalam jumlah besar ke Indonesia. Eksodus penduduk dari negara yang tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19 ini membuat Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo kaget.

Kedatangan WNA India itu diungkap pihak Kemenkes saat rapat bersama tim Satgas Covid-19 Riau di Balai Serindit yang dipimpin Kepala BNPB, Doni Munardo dan Gubernur Riau, Syamsuar, Kamis (22/4). Rapat digelar lantaran Provinsi Riau menempati peringkat pertama dalam kasus Covid-19 di Pulau Sumatera sejak beberapa pekan terakhir.

"Ada kedatangan WNI dan WNA. Kemarin sudah banyak warga India masuk ke Indonesia, banyak sekali," ujar Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes dr Benget Saragih dalam rapat itu.

Menurut Benget, WNA India itu datang ke Indonesia menggunakan jalur udara. Mereka masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Para WNA itu langsung dikarantina pihak Kemenkes. "Kami hari ini telah lakukan pemantauan ketat, karena informasi ada eksodus. Jadi untuk di Soekarno-Hatta kami telah minta mereka tempatkan satu hotel biar mudah mengawasi," kata Benget.

Eksodus WNA India itu, kata Benget, terjadi lantaran negaranya mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang begitu signifikan. Mereka ramai-ramai masuk ke Indonesia melalui Jakarta, lalu ke daerah lain.

"India sedang tsunami Covid-19 dan mereka masuk ke Jakarta sekarang. Di Samarinda sudah ada yang positif. Kami sudah bahas dengan pimpinan untuk diperketat, kita mau tahu apakah ada (Covid-19) varian baru," katanya.

Benget juga menyinggung peran Imigrasi dalam menangani WNA yang masuk Indonesia. Sebab, mereka masuk dengan Kitas dan Visa.

"WNA itu kebanyakan masuk dengan Kitas dan pakai Visa. Ini mungkin yang menjadi tugas juga dari Imigrasi," kata Benget.

Penjelasan Benget soal kedatangan WNA India dalam jumlah besar membuat Doni Monardo kaget. Dia langsung meminta Ditjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri langsung bertindak cepat.

"Saya baru tahu nih, ada WNA bisa masuk ke Indonesia. Ini informasi penting tolong didalami. Karena kita ini masih melakukan pelarangan WNA masuk, kecuali kalau dia punya Kitas, di luar itu tidak boleh," ucap Doni.

Doni menegaskan, tindakan cepat perlu dilakukan agar eksodus besar-besaran tidak terjadi. Sebab, pemerintah sendiri melarang mudik Lebaran pada 6-17 Mei mendatang, namun WNA justru melenggang masuk ke Indonesia.

"Dirjen Imigrasi dan Kemenlu, tolong jangan sampai kita membiarkan kedatangan WNA. Satu sisi mudik tidak boleh tapi ada WNA yang difasilitasi," tegas Doni. (mdk/yan)

Baca juga:
Bayi Perempuan Berusia 21 Minggu di Pasaman Barat Positif Covid-19
Sebaran Kasus Positif Covid-19 di Indonesia per 22 April 2021
Wagub DKI Soal 2.659 RT Masuk Zona Merah: Sesungguhnya Itu Cuma Sedikit
Data Terbaru Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Per 22 April 2021
Survei: Pandemi Buat Pekerja RI Enggan Kerja di Luar Negeri
Satgas: Sebaran Varian Covid-19 Sudah Hampir Ditemukan di Seluruh Provinsi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami