Kemenkominfo dan KLHK Bentuk Media Center Penanggulangan Karhutla

PERISTIWA | 21 September 2019 23:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan bersinergi untuk membentuk media center terkiat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Rencananya, kinerja media center karhutla akan mulai efektif beroperasi sejak tanggal 23-30 September 2019 yang bertempat di kantor KLHK, Jakarta.

"Dalam upaya penanggulangan karhutla perlu sinergi antar kementerian dan lembaga. Untuk menyampaikan informasi penanggulangan karhutla dengan narasi yang tepat serta dikemas secara humanis ke publik," kata Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman (IKPM) Kemenkominfo, Septriana Tangkary, di Jakarta, Sabtu (21/9).

Terkait hal itu, Septriana mengungkapkan, Kemenkominfo akan mendukung dengan menyiapkan konten serta strategi komunikasi lainnya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono menyampaikan dukungannya. Dirinya amat mendukung dilakukannya sinergi pemberitaan karhutla yang dikoordinasikan oleh Direktorat IKPM Kementerian Kominfo

Sementara itu, Kepala Biro Humas KLHK, Djati Witjaksono Hadi, mengatakan, pemerintah Indonesia selalu berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Oleh sebab itu, menurut Djati, KLHK juga telah menyiapkan data maupun kebutuhan informasi lainnya tentang penanggulangan karhutla di media center.

Djati juga menyambut antusias dukungan Kemenkominfo mengenai distribusi konten informasi berbahasa Inggris untuk menyampaikan upaya pemerintah menanggulangi karhutla

"Agar dunia internasional semua mengetahui tentang komitmen pemerintah terhadap lingkungan hidup," ucap Djati.

Djati berharap, melalui sinergi informasi media center kedua kementerian, dapat memberikan hasil nyata capaian dilakukan pemerintah dalam penanggulangan karhutla.

Reporter: Yopi M
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pemerintah Didesak Naikkan Peringatan Kebakaran Hutan Jadi Bencana Nasional
Kualitas Udara Berbahaya, Libur Sekolah di Pekanbaru Diperpanjang
PHRI Riau Sediakan Kamar Hotel untuk Karyawan Terdampak Kabut Asap
Imbas Kebakaran Hutan, Tingkat Okupansi Hotel di Riau Turun 25 Persen
Pemerintah Diminta Beri Perhatian Khusus untuk Anak-Anak Terpapar Kabut Asap
Gara-Gara Kabut Asap di Pekanbaru, 3 Penerbangan Dialihkan ke Batam
Ketua DPR Desak KLHK Bentuk Gugus Tugas Pencegahan Karhutla

(mdk/eko)