Kominfo Targetkan Data Center Nasional Selesai Tahun Ini

Kominfo Targetkan Data Center Nasional Selesai Tahun Ini
PERISTIWA | 24 Mei 2020 21:24 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Pusat Data Nasional atau yang disebut Data Center Nasional diharapkan selesai pada tahun ini.

"Kita sedang mempersiapkan juga yang namanya Data Center Nasional, bapak sudah kirim suratnya ke bu menteri dan pak menteri Bapenas untuk percepatan, mudah-mudahan tahun ini bisa kita selesaikan, dan sudah mulai pembangunannya," ujar Semuel dalam streaming "Lebaran Virtual bersama Kominfo," dilansir Antara, Minggu (24/5).

Sebelumnya, menanggapi dugaan kebocoran KPU, Jumat (22/5), Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menjelaskan bahwa Pusat Data Nasional Pemerintah tersebut akan mengintegrasikan data-data pemerintah dengan sistem keamanan yang berlapis yang memadai sesuai standar keamanan yang berlaku.

Johnny berharap pusat data tersebut akan mencegah terjadinya perpindahan data dari satu lembaga kepada lembaga lainnya dan akan memperkuat ketahanan data dan informasi nasional.

Sementara itu, Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, berkomitmen mengamankan data pada aplikasi pelacakan kontak Covid-19 PeduliLindungi dengan bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Kami koordinasi dengan BSSN, BSSN sudah menerapkan satu data seperti arahan Presiden jadi apapun fitur baru yang ada di aplikasi harus di-assesment dari BSSN sehingga yakin aman dan tidak membocorkan data pribadi," ujar Dirjen Semuel, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunkasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli.

Perlindungan Data Pribadi menjadi isu hangat belakangan ini setelah hacker mengklaim memiliki 2,3 juta data warga Indonesia. Sebelumnya, pada awal bulan ini e-commerce Tokopedia juga dikabarkan mengalami kebocoran data pengguna. Pada pertengahan bulan ini, giliran data pengguna e-commerce b to b Bhinneka yang dilaporkan bocor. (mdk/ray)

Baca juga:
Menkominfo Ingatkan Perlindungan Data Pribadi Saat Konsultasi Psikologis Via Telepon
BNPT Larang Aplikasi Zoom Cegah Tindak Pencurian Data
Amankah Data Masyarakat di Perusahaan Startup Layanan Kesehatan?
Anggota DPR Minta Menkominfo Pertimbangkan Aturan Penyimpanan Data di Luar Negeri
Rapat Bareng Menkominfo, PKS Kritik Inkonsistensi Pidato Jokowi Soal Kedaulatan Data

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5