Kemensos Siapkan Sistem Biometrik untuk Penyaluran Bansos Tanpa Kartu

Kemensos Siapkan Sistem Biometrik untuk Penyaluran Bansos Tanpa Kartu
Menteri Sosial Tri Rismaharini. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani
NEWS | 21 September 2021 13:48 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Kementerian Sosial merencanakan sistem biometrik untuk penyaluran bantuan sosial tanpa kartu, terutama untuk penyaluran bansosn BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai).

"Insya Alllah kita buat penyaluran tanpa kartu, data kami sudah padan dengan data kependudukan, tinggal di-compare," ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam Rapat Kerja Komite III DPD di Jakarta dilansir Antara, Selasa (21/9).

Risma mengatakan menurut survei, selain beras, uang bansos tersebut seringkali diberikan rokok dan minuman keras. Atau jika penerima manfaat sedang sakit, dia tidak bisa membeli kebutuhan pangan di e-Warong dan menyuruh anaknya.

Oleh karenanya dengan sistem biometrik ini diharapkan dapat mengendalikan pembelian uang bansos di e-Warong mana saja, dan penyaluran bansos menjadi tepat sasaran.

"Dengan pengendalian itu enggak akan cair uangnya kalau beli rokok, bisa dengan biometrik saja," ujar dia.

Sistem tersebut menurut Risma, sedang dia persiapkan. Tujuannya untuk penertiban penyaluran bansos serta pengentasan kemiskinan dengan pembuatan dasbor laporan.

Selain itu apabila di suatu daerah tidak bisa membeli bahan makanan pokok beras, dapat diganti dengan bahan makanan pokok lainnya

"Misal enggak bisa beli beras, tapi beli sagu itu bisa," ujar Risma. (mdk/ray)

Baca juga:
Terima 5,2 Juta Peserta, Kartu Prakerja Telah Cairkan Anggaran Rp7,3 T
Kisah Pilu Nenek 75 Tahun di Subang, 20 Tahun Hidup Sendiri Tanpa Bantuan
Alumni Akpol Polda Banten Salurkan 7.000 Paket Sembako dan 5.996 Dosis Vaksin Sinovac
Jokowi Minta Kementerian/Lembaga Perbanyak Belanja Produk UMKM
Pejabat Eselon I di Bappenas Dapat Bantuan Sembako Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami