Kemhan Klaim 85 Persen Anggaran Dibelanjakan ke Perusahaan Dalam Negeri

Kemhan Klaim 85 Persen Anggaran Dibelanjakan ke Perusahaan Dalam Negeri
Dahnil Anzar Simanjuntak. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie
PERISTIWA | 9 Juli 2020 15:02 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Jubir Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan jika Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membelanjakan uang untuk memberi alutsista. Namun, bukan alutsista dari luar negeri melainkan dalam negeri.

"Sesuai dengan perintah Presiden, Kemhan memang prioritas belanja dalam negeri, dan memang mayoritas belanja Kemhan dibelanjakan di dalam negeri. Dari total Rp 117 triliun alokasi anggaran Kemhan 2020 digunakan 55 persennya untuk belanja prajurit TNI dan ASN Kemhan-TNI, 20 persen operasional, perawatan alutsista dan lain-lain," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (9/7).

Selain itu, Kemhan juga fokus memback up penanganan virus Corona atau Covid-19. Sehingga, belanja alutsista akan diprioritaskan untuk belanja industri dalam negeri.

"Kemudian belanja alutsista yang kurang dari 25 persen dari total anggaran juga alokasi belanjanya diprioritaskan belanja dari industri dalam negeri. Nah bila tidak tersedia dari dalam negeri kita pakai skema join production supaya ada upaya alih teknologi, baru sisanya bila mendesak dan harus segera dan tidak ada substitusinya tentu kita beli dari negara produsen alutsista di luar negeri," jelasnya.

Dengan ini, Dahnil mengklaim kalau Kemhan hampir seluruhnya anggaran dibelanjakan industri dalam negeri.

"Jadi, kalau bicara belanja Kemhan secara agregat maka 85 persen dibelanjakan di dalam negeri," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Permintaan Jokowi ke Prabowo...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami