Kena OTT KPK, Ini Profil & Jejak Karier Wali Kota Medan

PERISTIWA | 16 Oktober 2019 12:44 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Operasi digelar pada Selasa, 15 Oktober 2019 malam. Dalam operasi tersebut, enam orang lainnya juga ditangkap. Mereka dari unsur kepala daerah/wali kota, kepala dinas PU, protokoler dan ajudan wali kota, serta swasta.

Penangkapan terhadap Dzulmi ini diduga terkait setoran dari dinas-dinas kepada kepala daerah. "Uang yang diamankan lebih dari Rp200 juta. Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali. Tim sedang mendalami lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Diketahui, sebelum dilakukan penangkapan, harta kekayaan Dzulmi melonjak selama satu tahun. Menurut Lhkpn.KPK.go.id, tahun 2016 kekayaan Dzulmi mencapai 9.470.065.500, sementara pada 2017 harta Dzulmi mencapai Rp20.283.104.516. Atau melonjak hingga Rp10 miliar dalam satu tahun.

Lalu, bagaimana jejak karier Dzulmi hingga menjadi wali kota Medan? Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Pernah menjadi Wakil Wali Kota Medan

Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin sempat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Medan periode 2010-2013. Saat itu, dia mendampingi Rahudman Harahap.

Usai Rahudman lengser dari jabatannya, Dzulmi Eldin menggantikan posisi tersebut sejak 2013-2014. Kala itu, Dzulmi masih ditunjuk sebagai plt Wali Kota Medan.

Rahudman Harahap lengser karena menjadi terdakwa dalam kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintahan Desa (TPAPD) tahun 2005 sebesar Rp1,5 miliar.

2 dari 4 halaman

Wali Kota Medan Petahana

Dzulmi Eldin ternyata menjadi petahana Wali Kota Medan sejak 2014. Pada periode pertama yaitu 2013-2014, periode kedua pada 2014-2015. Kemudian Dzulmi Eldin kembali menjabat sebagai Wali Kota Medan pada 17 Februari 2016 hingga saat ini.

3 dari 4 halaman

Beberapa Posisi Penting di Pemerintahan

Tak hanya menjadi petahana Wali Kota Medan, Dzulmi juga pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Dinas pendapatan Deli Serdang tahun 1992, kemudian menjadi Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan.

Kemudian menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Medan hingga menjadi petahana Wali Kota Medan sejak 2014.

4 dari 4 halaman

Maju Pilkada Diusung 7 Partai

Pada Pilkada 2015, Dzulmi Eldin diusung sebagai calon Wali Kota Medan berpasangan dengan Ahyar Nasution. Keduanya Diusung dari tujuh partai, yaitu PDIP, Nasdem, Golkar, PKS, PAN, PKPI, dan PBB. (mdk/dan)

Baca juga:
Wakil Wali Kota Medan Menangis Saat Tahu Dzulmi Eldin Ditangkap KPK
Terjaring OTT, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Tiba di KPK
VIDEO: Menelusuri Ruang Kerja Wali Kota Medan yang Kena OTT KPK
Edy Rahmayadi soal OTT Wali Kota Medan: Kalau Ada Asap Pasti Ada Api