Kenalan di MiChat, Wanita Muda di Samarinda Jadi Korban Pemerkosaan

Kenalan di MiChat, Wanita Muda di Samarinda Jadi Korban Pemerkosaan
Ilustrasi Pemerkosaan. istimewa ©2013 Merdeka.com
PERISTIWA | 16 April 2021 00:48 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Seorang wanita muda berusia 20 tahun di Samarinda, Kalimantan Timur, jadi korban pemerkosaan pria dia kenal di MiChat. Korban sempat dikira wanita diajak kencan alias open BO (Booking Out).

Peristiwa dialami korban itu terjadi Senin (12/4) dini hari. Korban memberanikan diri mengadu ke pos Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Pelita, dua hari kemudian, Rabu (14/4) malam.

"Saya pakai MiChat ini buat cari teman cowok, buat nongkrong," kata korban, saat bercerita di pos FKPM Pelita.

Korban lantas menerima pesan chat, dari akun pria, RK. RK mengira korban adalah wanita open BO. Kontan korban membantah mentah-mentah tudingan itu. "Tetapi saya tawari jalan-jalan ke kafe," ujar korban.

Pelaku RK pun menyanggupi dan berjalan berboncengan dengan korban. Di perjalanan, RK meminta dibonceng. Di situ, RK sudah bergelagat tidak beres lantaran tangannya sudah menggerayangi korban dari belakang.

Hingga akhirnya, korban bertukar posisi menjadi yang dibonceng. Motor yang dikemudikan RK pun, berhenti di semak belukar, sekitar kawasan perumahan elit di Samarinda Seberang.

"Saya bilang kok berhenti di sini? Tiba-tiba dia (pelaku RK) mengeluarkan pisau, dan menarik saya ke semak-semak," ungkap korban, seraya menambahkan dia dalam kondisi ketakutan saat itu, dan ponsel dirampas pelaku.

Usai memerkosa korban, RK mengantar pulang korban. Di perjalanan, dia terus mengacungkan pisau mengancam korban yang menangis agar tidak bercerita kepada siapapun. Namun korban akhirnya memberanikan diri mengadu ke FKPM Pelita.

Ketua FKPM Pelita Marno Mukti membenarkan aduan korban itu. Menurut Marno, dia telah menyarankan korban agar segera melapor ke kepolisian. Mengingat, aduan korban itu adalah kasus asusila.

"Korban meminta peristiwa yang dialaminya ini diangkat ke media sosial, agar kejadian yang dialaminya, menjadi pembelajaran bagi wanita-wanita lain," terang Marno, Kamis (15/4). (mdk/eko)

Baca juga:
Ngaku Sebagai Pendoa, Tukang Kayu di Kupang Incar IRT buat Dicabuli
Lama Tak Jumpa Istri, Marbot Masjid di Bandung Cabuli 6 Anak di Bawah Umur
Kakek di Pademangan Cabuli Cucunya Usia 7 Tahun hingga Meninggal
Perkosa Penumpangnya, Sopir Travel di Rantauprapat Sumut Ditangkap Polisi
Sopir Travel Ini Nekat Perkosa Mahasiswi saat di Perjalanan, Waspadai Modus Pelaku
Pulang Berdagang Minuman Kemasan, Remaja Putri Diperkosa Pemuda di Berau

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami