Kenangan SBY Diberi Dukungan BJ Habibie saat Ditinggal Ani

PERISTIWA | 12 September 2019 10:07 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, kepergian Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie menjadi duka bagi Indonesia. Menurut dia, BJ Habibie merupakan salah satu putra terbaik bangsa.

"Saya harus mengatakan kita sungguh kehilangan. Beliau bukan hanya bapak reformasi, bapak demokrasi tetapi juga bapak teknologi," kata SBY usai melayat melayat ke rumah duka Presiden ke-3 Republik Indonesia, Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII, Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

SBY terlihat didampingi dua putranya saat melayat yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta sang istri Annisa Pohan serta Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). SBY mengaku memiliki kedekatan khusus dengan BJ Habibie.

"Saya memiliki kedekatan secara pribadi baik sebelum menjadi presiden terutama di era reformasi juga setelah saya menjadi presiden dan bahkan ketika kami berdua tidak lagi menjadi di pemerintahan," ujar SBY.

Menurut SBY, kedekatan itu semakin kuat setelah BJ Habibie ditinggal pergi sang istri Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie. Serta ketika istrinya Ani Yudhoyono wafat pada Juni lalu.

"Terus terang ibu Ani berpulang, ibu Ainun berpulang, setelah ibu Ani berpulang dukungan di antara keluarga kami semakin dekat lagi, oleh karena itu secara pribadi saya sangat kehilangan tetapi saya yakin keputusan Allah SWT sangat baik. Saya sebagai sahabat beliau ikut mendoakan bapak Habibie ikut tenang," kata SBY.

Baca juga:
Pesan BJ Habibie: Bangun Konektivitas Antar Pulau via Udara
Anies Sebut Banyak Keluarga Indonesia yang Ingin Anaknya Hebat Seperti Habibie
Melihat Makam BJ Habibie, Bersebelahan dengan Istrinya Ainun
Amien Rais: BJ Habibie Hamba Allah yang Saleh
Melayat ke Rumah Duka, Jokowi Salati Jenazah BJ Habibie
Jokowi Jadi Inspektur Upacara Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata
SBY dan Keluarga Melayat ke Rumah Duka BJ Habibie

(mdk/gil)