Kepala Bapenda Bekasi Kabur Usai Diperiksa Polisi Terkait Ormas Kelola Parkiran

Kepala Bapenda Bekasi Kabur Usai Diperiksa Polisi Terkait Ormas Kelola Parkiran
Ilustrasi
NEWS | 7 November 2019 20:28 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Penyidik Polres Metro Bekasi Kota memeriksa Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Aan Suhanda. Pemeriksaan ini kaitannya dengan unjuk rasa Ormas beberapa waktu lalu terkait pengelolaan lahan parkir di minimarket.

"Tadi ada 59 pertanyaan semua dijawab dengan baik dan benar. Intinya dari mulai tupoksinya Bapenda, sampai dengan dia bisa mengeluarkan surat tugas, sampai dengan bagaimana dia mendapatkan uang pungutan di bawah, dan bagaimana uangnya sampai ke kas daerah, semua sudah dijelaskan secara lengkap dengan bukti-bukti," kata pengacara Aan Suhanda Purwadi kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (7/11).

Aan Suhanda diperiksa penyidik di ruang pemeriksaan terpadu sejak pukul 10.00 WIB, dan baru selesai pada petang tadi. Usai pemeriksaan, Aan memilih kabur dari wartawan dengan memanjat pagar belakang gedung pemeriksaan. Di lokasi itu, ada bekas bangku yang dipakai Aan Suhanda memanjat.

Polisi menyelidiki dugaan tindak pidana perihal penarikan parkir oleh petugas di luar pemerintah. Petugas itu, disebut oleh Ketua Ormas Gibas Bekasi, Deni Muhammad Ali adalah hasil pengajuan Ormasnya kepada Bapenda. Sehingga, petugas itu mengantongi surat tugas dari pemerintah untuk memungut pajak di depan minimarket.

"Pungutan liar atau pungli di parkiran itu ada beberapa macam tindak pidana yang bisa terjadi. Misalnya pemerasan dengan ancaman kekerasan, kemudian juga yang akan kita selidiki lebih dalam yaitu dengan surat tugas yang kemungkinan besar terkait dengan pidana lain atau lex spesialis," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Arman.

Surat tugas itu yang menjadi pemicu aksi unjuk rasa Ormas di minimarket SPBU, Jalan Raya Siliwangi, Rawalumbu pada 23 Oktober lalu. Pasalnya, Ormas menganggap pengusaha enggan bekerja sama dengan Ormas, padahal sudah ada surat tugas dari Bapenda soal penarikan pajak parkir.

Ketua Aliansi Ormas dan LSM Kota Bekasi, Anwar Sadat mengkonfirmasi surat tugas yang dimandatkan oleh Bapenda Kota Bekasi. Namun dia menampik surat tugas diberikan kepada Ormas. "Pada saat surat tugas ini dibuat, jukir tidak pernah mengatas namakan Ormas," ujar Anwar. (mdk/cob)

Baca juga:
VIDEO: Gelar Razia Premanisme, Polisi Amankan Tukang Parkir Berpenghasilan Jutaan
Juru Parkir di Gandaria City Sehari Dapat Rp2.900.000, Setor ke Pak Haji
Soal Ormas di Bekasi, Mendagri Tegaskan Pemerasan Harus Ditangkap
Anggota DPR Johan Budi: Ormas Tidak Boleh Gantikan Pemda Pungut Parkir
Soal Imbauan Mendagri, Wali Kota Bekasi Sebut Juru Parkir akan Dilengkapi SKCK
Mendagri akan Tertibkan Ormas Bakingi Parkir Liar

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami