Kepala BNN Beri Peringatan Tegas Wisatawan Asing: Bali Bukan 'Safe Haven' Narkotika

Kepala BNN Beri Peringatan Tegas Wisatawan Asing: Bali Bukan 'Safe Haven' Narkotika
Kepala BNN Petrus Reinhard Golose. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 19 Juni 2022 18:05 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Petrus Reinhard Golose memberi peringatan tegas kepada wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Pulau Bali. Bali bukan tempat yang aman atau safe haven untuk pengguna narkotika.

"Saya ingatkan, Bali tidak boleh setelah terbuka (untuk wisman) dan sekarang dalam proses kita menerima turis, tidak boleh jadi safe haven dari para penyalahgunaan narkotika ataupun drug traffickers (pengedar narkotika)," kata Petrus, saat ditemui di Auditorium Widyasaba, Kampus Universitas Udayana, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/20).

Bali bukan cuma the island of God (Pulau Dewata) dan island of tolerance (tempat penuh toleransi). Bali juga island of zero tolerance of drug abuse. Alias pulau yang tidak menoleransi penyalahgunaan narkotika.

"Kami nyatakan (Bali) island of zero tolerance of drug abuse," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Bali Tidak Toleransi Narkoba

Sebagai bentuk tidak ada toleransi untuk narkotika, BNN telah bekerja sama dengan organisasi kriminal lintas negara.

"Kenapa transnational, kita tahu bersama kita bukan produksi selain ganja (atau) cannabis sativa. Tapi, banyak untuk sintetik drugs berasal dari golden triangle dan golden crescent. Kita menyatakan juga berkerja sama antar negara, G to G dengan negara," ungkapnya.

Bali tidak boleh menjadi destinasi bagi turis untuk menggunakan narkotika.

"Saya, memperingatkan kepada para pengedar narkotika bahwa tidak ada toleransi bagi mereka jika ingin memperluas bisnis (narkotika) di Bali," tegasnya.

Baca juga:
BNN: Penyalahgunaan Obat Terlarang Meningkat 1,95 Persen saat Pandemi Covid-19
Pakai Sabu, Seorang Pejabat Pemkab Padang Pariaman Diciduk Polisi
Polisi Musnahkan 35 Kilogram Sabu di Bukittinggi Sumbar
6 Polisi di Makassar jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Pemuda hingga Tewas
Polisi Tangkap Buronan Kasus Sabu Seberat 47 Kg Jaringan Malaysia-Riau
Revisi UU Narkotika, DPR Minta Syarat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Dipermudah

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini