Ketua Gugus Tugas: 56 Persen Warga Sadar Bahaya Covid-19 dan Tidak Mudik

Ketua Gugus Tugas: 56 Persen Warga Sadar Bahaya Covid-19 dan Tidak Mudik
PERISTIWA | 6 April 2020 13:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan bahwa 56 persen masyarakat sudah menyadari akan bahaya virus corona. Mereka pun memutuskan untuk tidak mudik lebaran Idul Fitri 2020.

"Dari data yang tadi dilaporkan oleh Bapak Menko Maritim dan Investasi sebagai Plt Menteri Perhubungan, dari data yang berhasil dikumpulkan 56 persen masyarakat sudah sadar sudah tahu bahaya Covid-19," ujar Doni dalam video conference usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (6/4/2020).

"56 persen menyatakan tidak akan mudik," sambungnya.

Adapun 37 persen warga lainnya menyatakan belum mudik dan 7 persen sudah pulang ke kampung halaman masing-masing. Mereka yang mudik lebih awal tersebut kebanyakan adalah pekerja informal yang kehilangan pekerjaannya akibat wabah corona.

Untuk itu, Doni mendorong agar para pemudik tersebut bisa bekerja. Misalnya, pekerjaan di sektor pertanian ataupun pekerjaan yang dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional.

"Kita sarankan kepada pimpinan di daerah untuk memanfaatkan kehadiran para saudara kita yang kehilangan pekerjaan, utama dari kota-kota besar," tuturnya.

"Fokus pada program pertanian, kemudian juga peternakan, perikanan budidaya dan juga program-program yang bisa meningkatkan ketahanan pangan nasional," sambung Doni.

Reporter: Lizsa Egeham (mdk/ray)

Baca juga:
Cegah Penularan Corona, Pemudik dengan Motor Diimbau Tak Bawa Penumpang
Kemenhub Perkirakan 56 Persen Warga Jabodetabek Memilih Tak Mudik
Ganjar Minta Kepada Desa di Jateng Siapkan Tempat Isolasi Khusus Pemudik
Putus Mata Rantai Covid-19, Polri Larang Anggota Mudik Lebaran
KAI Perpanjang Pengembalian Uang Tiket Utuh dengan Waktu Berangkat Hingga 4 Juni

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami