Kepala PPATK Bertemu Mendagri Tito Karnavian

Kepala PPATK Bertemu Mendagri Tito Karnavian
kepala ppatk kiagus tiba di kemendagri. ©2019 Merdeka.com/yuni
NEWS | 20 Desember 2019 11:31 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengunjungi kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat (20/12). Kiagus sampai di kantor Kemendagri pada pukul 10.38 WIB.

Dalam kunjungannya kali ini, Kiagus mengatakan, akan membahas banyak hal dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

"Banyaklah, banyak hal," kata Kiagus di Kantor Kemendagri, Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (20/12).

Kedatangan Kiagus di Kemendagri ditemani oleh Sekretaris Utama PPATK Rinardi, Deputi Bidang Pencegahan Muhammad Sigit, Deputi Bidang Pemberantasan Irjen Pol. Firman Shantyabudi dan jajaran PPATK lainnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, beberapa hari lalu Kiagus sempat mengungkap modus kepala daerah simpan uang di kasino luar negeri. Diduga uang tersebut hasil kejahatan di Indonesia.

Kiagus mengatakan, penyimpanan uang di kasino merupakan modus baru untuk mengelabui petugas. Bisa disebut sebagai bentuk pencucian uang.

"Mainnya mungkin sudah lama, tapi yang simpan duitnya di kasino itu baru. Ini menurut pantauan kami makanya pola baru. Biasanya orang judi datang beli koin kan ya, ini memang sudah nitip uang di sana," katanya usai dihubungi merdeka.com, Selasa (17/12).

Katanya, ia sengaja memberitahu ke publik agar hal-hal seperti ini tidak dilakukan lagi. Pemberitahuan ke publik sebagai langkah pencegahan dari PPATK terhadap modus baru pencucian uang itu.

"Jadi itu kan kami menjelaskan dalam rangka pencegahan, aspek pencegahan. Jadi tugasnya PPATK itu adalah mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme. Jadi kami menyampaikan itu dalam rangka pencegahan, yang kami sampaikan itu hanya polanya, pola dari pola baru orang menyimpan dana hasil kejahatan," katanya.

Oleh karena itu, PPATK tidak mau mengungkap siapa pelakunya. Sebab, hal tersebut masuk ke dalam ranah penindakan. Temuan tersebut juga telah diberitahukan kepada KPK.

"Itu kami nggak bisa berikan itu karena itu masuk ranah penindakan, itu kami melakukan itu bahan-bahannya yang 5W 1H itu kami sampaikan kepada penegak hukum," pungkasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Polri Tunggu Laporan PPATK soal Uang Kepala Daerah di Kasino Luar Negeri
Temuan Simpanan Duit di Kasino Bisa Gerus Kepercayaan Publik ke Kepala Daerah
Soal Temuan Uang Kepala Daerah di Kasino, MPR Minta PPATK Kerja Sesuai Tugas
PPATK Ungkap Uang Kepala Daerah di Kasino, Jokowi Bilang 'Itu Enggak Benar'
DPR Bakal Minta Penjelasan PPATK Soal Duit Kepala Daerah di Kasino
Bukan di Kasino, Wakil Wali Kota Tangsel Mengaku Simpan Uang di Dompet

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami