Kepala TU SMA Unggulan di Jaktim Dibacok Teknisi Sekolah

Kepala TU SMA Unggulan di Jaktim Dibacok Teknisi Sekolah
ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 6 Juli 2022 20:39 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Personel Polsek Cipayung telah menangkap seorang pria berinisial YH, terkait kasus dugaan pembacokan. Korban dalam kasus ini merupakan Kepala Tata Usaha (TU) berinisial TP dari Sekolah Menengah Atas Negeri Unggulan (SMANU) dan terduga pelaku sebagai pegawai teknisi di sekolah itu.

"Iya, sudah ditangani ya," kata Kanit Polsek Cipayung AKP Maryono saat dihubungi, Rabu (6/7).

Ia menjelaskan, kejadian ini bermula karena adanya kesalahpahaman antara korban dan juga terduga pelaku tersebut.

"Jadi itu kan kepala TU hanya salah paham saja, dia (pelaku) ditegur enggak masuk tiga hari terus dia bacok korban. Hanya itu saja," jelasnya.

Maryono menegaskan, meski mendapatkan pembacokan dari terduga pelaku. Korban hanya merasakan sakit dan tidak sampai meninggal dunia.

"Enggak ada, enggak sampai meninggal. Cuman sakit aja," katanya.

Sebelumnya, seorang pegawai Sekolah Menengah Atas Negeri Unggulan (SMANU) M.H Thamrin, Cipayung, Jakarta Timur, menjadi korban pembacokan oleh seorang pria atau petugas kebersihan di depan gerbang sekolah pada Jumat (1/7) siang.

Korban yang mengalami luka bacok di bagian tangan itu sempat berupaya melarikan diri dari pelaku. Namun, akhirnya tumbang diduga karena mengalami pendarahan.

Usai kejadian, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur untuk mendapatkan penanganan medis atas luka yang diderita. (mdk/rhm)

Baca juga:
Draf Final RUU KUHP: Aniaya Hewan di Penjara 1 tahun
VIDEO: Wanita Diduga Pengemis Digotong, Seorang Petugas Tega Injak Perutnya
15 Tahun Simpan Dendam Kesumat, Residivis di Samarinda Bunuh Tetangga
Seorang Kader Demokrat di Bandung Tewas Dianiaya Preman
Babak Belur Dikeroyok Pegawai Bar, Artis Claudio Martinez Alami Patah Hidung
Suami Pengangguran dan Kerap Minta Uang Judi, Giliran Digugat Cerai Tusuk Istri

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini